Sassuolo Alami Dampak Buruk Tanpa Kehadiran Jay Idzes di Lini Pertahanan

Share

Sassuolo merasakan dampak besar akibat absennya bek andalan mereka, Jay Idzes, yang tengah menjalani pemulihan cedera tumit. Pemain yang juga menjabat sebagai Kapten Timnas Indonesia tersebut terpaksa melewatkan pertandingan pekan lalu.

Tanpa kehadiran Jay Idzes di lini belakang, Sassuolo harus menerima kekalahan saat berhadapan dengan Torino. Kini, kondisi sang pemain dikabarkan berangsur membaik menjelang laga pekan ke-37 menghadapi Lecce pada 18 Mei mendatang.

Seperti dikutip dari Bola, Jay Idzes menjadi sosok yang sangat diandalkan di sektor pertahanan I Neroverdi sepanjang musim 2025/2026. Pemain anyar yang didatangkan dari Venezia pada musim panas lalu ini langsung menjadi pilihan utama pelatih.

Setelah hanya absen pada pertandingan pekan pertama, Jay Idzes tercatat selalu turun sebagai starter dalam 34 pertandingan berikutnya. Kontribusinya membawa Sassuolo meraih 14 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan 13 kekalahan, yang membuat tim promosi ini dipastikan bertahan di Serie A musim depan.

Selama dikawal oleh Jay Idzes, gawang Sassuolo kebobolan sebanyak 42 kali, namun mereka berhasil mencatatkan delapan pertandingan tanpa kebobolan atau clean sheet. Berdasarkan data Fotmob, bek tengah ini mengantongi 3.009 menit bermain dengan rating rata-rata 6,70 per pertandingan.

Statistik menunjukkan ketergantungan Sassuolo yang cukup tinggi terhadap sang pemain, karena dua dari total kekalahan musim ini terjadi saat ia absen. Kekalahan tersebut dialami I Neroverdi saat menghadapi Napoli dengan skor 0-2 di pekan pertama, serta laga kontra Torino pekan lalu.

Peran vital Jay Idzes dalam menjaga area pertahanan tim juga mendapat sorotan dari media lokal di Italia.

"Idzes telah membuktikan dirinya sebagai pemain kunci dalam pertahanan Neroverdi musim ini. Fisiknya, kemampuannya untuk menciptakan peluang, dan kepemimpinannya di lapangan dengan cepat menjadikannya bagian penting dari rencana Grosso," tulis media Italia, Sassuolo News.

"Absennya melawan Torino sangat terasa, terutama dalam penanganan bola-bola tinggi dan situasi bola mati. Dan melawan Lecce, kembalinya dia bisa terbukti sangat berharga," lanjut pemberitaan tersebut.

Sassuolo dijadwalkan bertindak sebagai tuan rumah untuk menjamu Lecce di Mapei Stadium pada Senin (18/5/2026) dini hari WIB. Tim medis memilih mengistirahatkan sang bek saat laga di Turin demi mencegah risiko cedera yang lebih parah.

"Kondisinya akan dievaluasi dengan cermat dalam sesi latihan mendatang. Nyeri tumit tampaknya tidak serius, tetapi staf medis dan pelatih lebih memilih untuk tidak mengambil risiko yang tidak perlu, seperti yang mereka lakukan selama pertandingan melawan Torino, ketika bek tengah itu tidak ikut bersama tim ke Turin," tulis informasi dari Sassuolo News.

"Ada optimisme yang hati-heatingmengenai kembalinya Idzes untuk pertandingan versus Lecce. Bek kelahiran tahun 2000 itu berlatih secara terpisah dengan latihan dan terapi khusus untuk mengatasi ketidaknyamanan dan mencoba menguatkan tekadnya untuk pertandingan kandang. Keputusan akan segera dibuat pelatih Fabio Grosso," jelas pemberitaan media tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author