Terancam Diboikot Usai Mengumpat saat Siaran Langsung Sarwendah Menyampaikan Permintaan Maaf
Aksi artis Sarwendah saat melakukan siaran langsung di media sosial memicu kontroversi publik. Potongan video yang memperlihatkan dirinya melontarkan umpatan tidak pantas menjadi viral dan memicu seruan boikot dari netizen.
Merespons kegaduhan tersebut, mantan istri Ruben Onsu ini akhirnya muncul memberikan klarifikasi. Dilansir dari HaiBunda, ibu dua anak tersebut mengunggah video pernyataan resmi berdurasi hampir tiga menit melalui akun Instagram pribadinya.
"Halo semuanya, saya Sarwendah Tan. Melalui video ini saya ingin menyampaikan beberapa hal. Pertama-tama izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besar kepada semuanya. Keluarga besar, teman-teman, masyarakat, dan para penggemar yang selama ini selalu setia menemani perjalanan saya," kata Sarwendah, dilansir Instagram @sarwendah29.
"Sebagai manusia yang biasa, yang tidak luput dari dosa dan kesalahan, saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari bahwa kata-kata saya tersebut tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati," sambungnya.
Perempuan berusia 36 tahun ini menyesali dampak dari ucapan publiknya. Selain meminta maaf kepada masyarakat, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang ikut dirugikan oleh peredaran video tersebut.
"Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang lebih tenang, kini turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak. Oleh karena itu, saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut," ungkap perempuan 36 tahun ini.
Secara khusus, Sarwendah menyampaikan pesan mendalam bagi anak-anak serta keluarga besarnya. Ia merasa bersalah karena persoalan orang dewasa berimbas pada kenyamanan dan ketenangan ruang hidup anak-anaknya.
"Maaf yang terdalam kepada anak-anak saya. Apapun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa, mereka tidak seharusnya terbawa ke dalam pemberitaan yang beredar. Sebagai seorang ibu, saya berjanji akan terus berusaha menjadi ibu yang melindungi, merawat, dan mengutamakan kebahagiaan dan masa depan mereka," ujar Sarwendah.
"Kepada keluarga besar saya yang juga turut merasakan ketidaknyamanan, beban pikiran, karena hal ini saya juga memohon maaf. Terima kasih telah menaruh pengertian, perhatian, dan kekuatan bagi saya. Kepada para penggemar saya yang selama ini tulus dan terus mendukung saya. Karena kalian, saya tidak pernah merasa sendirian. Besar rasa terima kasih saya ke kalian. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi selain ucapan terima kasih yang tulus ini."
Melalui momentum ini, perempuan kelahiran Jakarta tersebut berharap publik dan penggemar bersedia memberikannya kesempatan. Ia mengaku ingin belajar untuk lebih bijak dalam bersikap di ruang digital.
"Temani saya terus ya dalam proses menjadi pribadi yang lebih baik. Percayalah, saya tidak ingin mengecewakan kepercayaan yang telah kalian berikan selama ini dan ke depan. Saya perlu lebih bijak lagi, lebih mengenal dampak yang bisa saya perbuat di ruang publik," katanya.
Di akhir video, Sarwendah mengharapkan ruang privasi dari publik. Hal ini berkaitan dengan beberapa urusan personal, termasuk polemik nafkah anak pasca-perceraian yang belakangan menyita perhatian publik.
"Saya mohon kepada semua untuk memberikan ruang dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi saya ini dengan lebih baik. Secara kekeluargaan dan penuh kedewasaan. Saya percaya setiap orang memiliki penyelesaian yang masing-masing," ungkap Sarwendah.
"Dan saya memilih untuk menempuhnya dengan kepala dingin serta hati yang lebih lapang. Doa saya agar kita semua diberi ketabahan dan kebaikan ke depannya. Atas segala pengertian, dukungan dan kasih sayang sekali lagi saya mengucapkan terima kasih," sambungnya.