Samsung Siapkan Smartwatch Baru Galaxy Aero Tanpa Wear OS
Samsung dikabarkan sedang menyiapkan perangkat sandang atau wearable terbaru yang memiliki posisi unik di lini produknya. Perangkat ini diperkirakan hadir dengan nama Galaxy Aero. Seperti dilansir dari Gadget, posisi perangkat ini diprediksi berada di antara Galaxy Fit4 dan Galaxy Watch FE.
Menariknya, perangkat tersebut tidak akan menjalankan sistem operasi Wear OS layaknya lini Galaxy Watch. Keberadaan nama Galaxy Aero pertama kali terungkap melalui kode di dalam aplikasi Galaxy Wearable. Pada kode tersebut, Samsung menyematkan penamaan galaxy_rtos_watch.
Penamaan tersebut mengindikasikan bahwa perangkat bakal menggunakan sistem operasi Real-Time Operating System (RTOS). Penggunaan RTOS umumnya ditujukan untuk wearable yang mengutamakan efisiensi daya baterai.
Bentuk fisik atau desain layarnya hingga kini belum diketahui secara pasti, baik berupa bentuk bulat, persegi, maupun persegi panjang. Namun, penggunaan kata watch pada kode internal menegaskan bahwa perangkat ini mengusung layar layaknya jam tangan pintar.
Prediksi Harga dan Kelengkapan Sensor
Dari segi pemosisian produk, harga perangkat ini diperkirakan lebih tinggi dibandingkan Galaxy Fit4. Meski demikian, banderol harganya akan tetap berada di bawah Galaxy Watch FE.
Strategi ini memungkinkan Samsung mengisi celah pasar bagi pengguna yang menginginkan fitur lebih kaya tanpa harus membeli seri Galaxy Watch. Dengan kisaran harga tersebut, kelengkapan sensor yang dihadirkan diprediksi akan lebih beragam.
Perangkat ini berpotensi dibekali dengan sensor akselerometer, giroskop, hingga pemantau detak jantung. Namun, nama Galaxy Aero sendiri disinyalir masih sebatas nama kode internal dan bisa berubah saat peluncuran resminya.