Samir Nasri Jalani Pemeriksaan Kasus Pencucian Uang di Paris
Mantan bintang sepak bola Prancis Samir Nasri menjalani pemeriksaan selama sepuluh jam oleh pihak kepolisian di Paris pada Kamis (9/7/2026) waktu setempat. Penahanan sementara ini dilakukan terkait dugaan keterlibatan dalam kasus pencucian uang dari jaringan kejahatan terorganisasi. Dilansir dari media Prancis Le Parisien, pria berusia 39 tahun tersebut dimintai keterangan di markas Brigade Investigasi dan Riset Keuangan (BRIF) sebelum akhirnya dibebaskan pada malam hari.
Langkah hukum ini merupakan bagian dari investigasi yudisial dan tidak berarti Nasri langsung dinyatakan bersalah atau ditahan secara permanen. Laporan dari L'Equipe menyebutkan bahwa otoritas berwenang belum mengambil keputusan resmi mengenai tuntutan pidana terhadap mantan gelandang Arsenal tersebut. Kendati demikian, kemungkinan Nasri untuk dipanggil kembali oleh pengadilan di masa mendatang masih sangat terbuka lebar.
Kasus hukum yang menyeret pundak komentator televisi Canal+ ini berkaitan erat dengan kepemilikan sahamnya di sebuah klub malam bernama XS di Ivry-sur-Seine sekitar tahun 2016. Penyelidik saat ini sedang meneliti seluruh aliran dana finansial yang masuk dan keluar dari tempat hiburan malam tersebut.
Penyelidikan besar ini sendiri berpusat pada operasi penyelundupan narkoba dan pencucian uang yang diduga dikendalikan oleh pelaku utama bernama Karim Berrebouh dan Olivier Sabbah. Berrebouh dikenal sebagai bandar narkoba asal Marseille yang sudah mendekam di penjara sejak tahun 2021. Di luar kasus pencucian uang ini, Nasri juga sedang menghadapi sengketa pajak terpisah dengan otoritas Prancis mengenai klaim tunggakan senilai 5,5 juta euro. Kuasa hukum Nasri, Said Harir, menolak memberikan komentar resmi mengenai perkembangan proses pemeriksaan kliennya kepada media.