Saham SpaceX Melonjak dalam Perdagangan Prapasar New York

Share

Saham Space Exploration Technologies Corp (SpaceX) melonjak hingga 7,7 persen menjadi US$173,30 dalam perdagangan prapasar pada Senin (15/6/2026) di New York, Amerika Serikat, setelah debut perdana yang mendorong nilai pasar perusahaan menembus angka US$2 triliun.

Lonjakan tersebut berpotensi memperpanjang tren positif setelah saham perusahaan mencatat kenaikan sebesar 19 persen pada hari Jumat sebelumnya, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz.

Pertumbuhan bernilai tinggi ini dipicu oleh penawaran umum perdana saham (IPO) senilai US$75 miliar yang memecahkan rekor pada pekan lalu.

Sesi pada hari Senin ini menjadi momen perdagangan penuh pertama bagi SpaceX setelah sebelumnya hanya diperdagangkan selama empat jam menjelang penutupan pasar pada hari Jumat.

Aktivitas korporasi SpaceX yang merangkul kecerdasan buatan (AI) melalui akuisisi terhadap xAI milik Elon Musk pada awal tahun ini turut memperkuat kepercayaan investor terhadap reli saham sektor kecerdasan buatan.

Langkah strategis tersebut dinilai membuka peluang dan meningkatkan prospek pelaksanaan IPO bagi perusahaan teknologi lain seperti Anthropic dan OpenAI yang juga berencana melantai di bursa saham.

Kendati demikian, sejumlah investor masih meragukan kelayakan valuasi tinggi tersebut mengingat SpaceX belum mencetak laba sampai saat ini.

Sentimen positif pasar modal terhadap perkembangan sektor ini disampaikan oleh perwakilan Wedbush Securities dalam evaluasi resminya.

"Debut positif SpaceX dan sambutan investor merupakan pertanda baik bagi OpenAI dan Anthropic karena kedua perusahaan tersebut kemungkinan akan menempuh jalur IPO sebelum akhir tahun," tulis analis Wedbush Securities, Dan Ives.

Pencatatan saham ini dipandang memiliki pengaruh besar bagi ekosistem industri digital secara global.

"Secara keseluruhan, pencatatan saham SpaceX merupakan momen penting bagi sektor teknologi secara lebih luas dalam pandangan kami, seiring revolusi AI dan data memasuki tahap perkembangan berikutnya," kata Ives.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author