Saham SpaceX Melonjak 19 Persen pada Hari Pertama Perdagangan Bursa
Perusahaan antariksa SpaceX resmi melantai di bursa efek melalui penawaran saham perdana atau initial public offering senilai US$75 miliar pada Sabtu, 13 Juni 2026, dengan mencatatkan lonjakan harga saham sebesar 19 persen pada hari pertama perdagangan.
Dilansir dari Bloombergtechnoz, lonjakan saham tersebut membuat nilai kapitalisasi pasar SpaceX mencapai sekitar US$2,2 triliun dan menempatkannya sebagai perusahaan publik dengan valuasi terbesar keenam di dunia.
Harga saham perusahaan milik Elon Musk ini sempat meningkat hingga 31 persen di atas harga penawaran awal sebesar US$135 per saham, sebelum akhirnya ditutup pada level US$160,95.
Aksi korporasi ini memicu antusiasme masif dengan total permintaan dari investor institusi maupun ritel menembus lebih dari US$350 miliar, sehingga hampir sepertiga pemesan tidak mendapatkan alokasi saham.
Pasar saham global menyambut positif langkah ini karena akuisisi SpaceX terhadap xAI pada Februari lalu menjadikannya sebagai tolok ukur sentimen pasar terhadap sektor kecerdasan buatan.
Manajemen investasi menilai ketepatan penentuan harga perdana ini memberikan sentimen positif bagi pergerakan saham-saham pertumbuhan di masa mendatang.
"Ini menjadi sinyal positif bagi pasar dan IPO besar lainnya yang akan datang," kata Robert Gruendyke, Senior Portfolio Manager Allspring Global Investments.
Pihak manajemen menambahkan bahwa penetapan harga yang tepat pada hari pertama perdagangan berhasil mendorong optimisme para pelaku pasar modal.
"Mereka menetapkan harga dengan tepat, setidaknya untuk hari pertama. Ini membuat investor lebih optimistis terhadap pasar, terutama saham-saham bertumbuh," kata Robert Gruendyke, Senior Portfolio Manager Allspring Global Investments.
Di tengah perayaan tersebut, Elon Musk selaku pemilik perusahaan turut menyampaikan refleksinya mengenai perkembangan bisnis antariksa yang ia rintis dari sebuah gudang kecil.
"Sulit dipercaya perusahaan kecil yang memulai usaha dari gudang di El Segundo kini melantai di bursa melalui IPO terbesar sepanjang sejarah," kata Elon Musk, Pemilik SpaceX.
Musk mengakui bahwa pada masa-masa awal pendirian perusahaan, target untuk mencapai posisi melantai di bursa dinilai sebagai hal yang hampir mustahil.
"Jika dulu ada yang mengatakan ini akan terjadi, saya mungkin akan menganggapnya mustahil karena saya pikir perusahaan ini akan gagal," kata Elon Musk, Pemilik SpaceX.
Meskipun perdagangan hari pertama dinilai sukses, beberapa analis dan pelaku pasar modal mengingatkan pentingnya aspek fundamental serta penilaian nilai wajar perusahaan.
"Dari sisi fundamental, investor sudah terlalu jauh melangkah," kata Amanda Lyons, Kepala Riset Energy Group Capital.
Lyons menjelaskan bahwa berdasarkan perhitungan per unit bisnis, nilai SpaceX sebenarnya berada di angka yang jauh lebih rendah daripada kapitalisasi pasarnya saat ini.
"Namun selama satu dekade terakhir bertaruh melawan premium valuasi Elon Musk hampir selalu berakhir buruk," kata Amanda Lyons, Kepala Riset Energy Group Capital.
Peringatan mengenai risiko aksi korporasi dalam skala masif juga disampaikan oleh pengamat pasar yang menyarankan pelaku pasar untuk lebih berhati-hati.
"Secara historis, setiap kali terjadi IPO dan aksi korporasi besar dalam skala yang sangat besar dibandingkan ukuran pasar atau ekonomi, investor biasanya disarankan lebih berhati-hati dan mengurangi risiko," kata Jim Chanos, Pendiri Chanos & Co.
Pada sisi lain, pergerakan harga saham teknologi pada hari pertama debut dinilai masih berada dalam batasan yang wajar oleh pengamat manajemen aset.
"Kenaikan awalnya masih berada dalam rentang normal untuk saham teknologi," kata Dec Mullarkey, Managing Director SLC Management.
Mullarkey menjabarkan bahwa pergerakan pasar saham ini dikontrol oleh perpaduan antara investor yang memercayai rekam jejak Musk dan para pedagang teknikal.
"Basis investornya terdiri dari mereka yang percaya Musk memiliki sentuhan emas dan para trader teknikal. Keduanya saling menyeimbangkan," kata Dec Mullarkey, Managing Director SLC Management.
Proses penawaran umum perdana saham SpaceX ini dipimpin oleh sejumlah lembaga keuangan global terkemuka termasuk Goldman Sachs Group Inc., Morgan Stanley, Bank of America Corp., Citigroup Inc., dan JPMorgan Chase & Co.