Saham RANS Turun di Bawah Harga IPO di BEI

Share

Saham PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) mengalami penurunan harga setelah melantai perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada pembukaan perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026, saham RANS sempat menguat namun antrean jual jauh lebih besar dibandingkan antrean beli.

RANS resmi melakukan pencatatan saham perdana melalui Initial Public Offering (IPO) pada Jumat, 10 Juli 2026. Saat debutnya di bursa, saham RANS mencatat auto rejection atas (ARA) sebesar 34,12% ke harga Rp 228 per saham.

Berdasarkan data perdagangan RTI Business pada Jumat ini, harga saham RANS menguat 3% ke level Rp 206 per saham, setelah pada perdagangan Kamis, 20 Agustus 2026, sempat melemah hingga menyentuh Rp 200 per saham.

Jika dihitung selama sebulan terakhir, saham RANS tercatat turun sebesar 10,43%. Harga penawaran awal saham pasangan selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ini berada di kisaran Rp 135 hingga Rp 170 per saham, dilansir dari Detik Finance.

Data intraday menjelang penutupan sesi I perdagangan hari ini menunjukkan antrean jual saham RANS mencapai lebih dari satu juta lot. Stockbit mencatat antrean jual sebesar 1,05 juta lot dengan frekuensi sebanyak 3.100 kali.

Antrean jual terbesar terjadi pada harga Rp 218 per saham sebanyak 184.188 lot dan frekuensi 152 kali. Sedangkan pada harga Rp 220 per saham, antrean jual mencapai 120.141 lot.

Sementara itu, antrean beli saham RANS hanya tercatat sebanyak 384.785 lot dengan frekuensi 1.481 kali. Antrean beli tertinggi berada pada harga Rp 200 per saham dengan frekuensi 314 kali.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: BEI IPO saham
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author