Saham ICBP Menguat 0,36 Persen Saat Pembayaran Dividen Tunai
Harga saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) bergerak menguat 0,36 persen ke level Rp6.975 per saham pada sesi kedua perdagangan Selasa, 28 Juli 2026. Kenaikan harga saham tersebut terjadi bersamaan dengan jadwal pencairan dividen tunai perusahaan senilai Rp3,09 triliun kepada para pemegang saham.
Penguatan saham ICBP berlangsung di tengah tren negatif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi 0,45 persen ke posisi 6.158, berdasarkan data RTI yang dilansir Liputan6.com. Pada sesi perdagangan yang sama, saham ICBP sempat menyentuh level tertinggi di Rp7.025 dan terendah Rp6.950 per saham dengan nilai transaksi harian mencapai Rp13 miliar.
Pembayaran dividen ICBP untuk tahun buku 2025 disepakati sebesar Rp265 per saham, yang mencerminkan rasio pembayaran dividen sebesar 33,5 persen dari total laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp9,22 triliun. Keputusan ini diambil sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 26 Juni 2026.
Data keuangan perseroan per 31 Desember 2025 mencatat saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp45,11 triliun dengan total ekuitas mencapai Rp73,68 triliun. Adapun tanggal daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen tunai tersebut telah ditetapkan pada 8 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.
Selain ICBP, dua emiten lain di sektor pertanian dan pangan juga mencairkan dividen pada 28 Juli 2026, seperti dilaporkan pdiperjuanganbali.id. PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) menyalurkan dividen Rp403 miliar atau Rp26 per saham, sementara PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) membagikan dividen senilai Rp351 miliar.