Rutin Flossing Dapat Tingkatkan Peluang Kehamilan dengan Jaga Kesehatan Mulut

Share

Flossing atau membersihkan sela gigi dengan benang gigi selama ini dikenal sebagai cara menjaga kebersihan mulut. Namun, dilansir dari HaiBunda, kebiasaan ini juga berperan dalam mendukung kesehatan reproduksi, termasuk meningkatkan peluang keberhasilan program kehamilan. Kesehatan gigi dan gusi ternyata memiliki hubungan dengan proses kehamilan.

Peradangan pada gusi seperti gingivitis atau periodontitis menyebabkan tubuh memproduksi zat peradangan yang dapat menyebar lewat aliran darah. Peradangan kronis ini diduga dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi serta proses ovulasi. Selain itu, kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas lapisan rahim dan kesehatan tubuh secara keseluruhan saat menjalani program hamil.

Penelitian yang dimuat dalam Human Reproduction Update mengungkapkan penyakit periodontal berhubungan dengan penurunan kesuburan pada beberapa wanita dan memperpanjang waktu yang dibutuhkan untuk hamil. Studi lain di Journal of Clinical Periodontology juga menunjukkan perempuan dengan kesehatan gusi buruk membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil dibanding yang gusi sehat.

Flossing membantu menghilangkan sisa makanan dan plak yang tidak tersentuh sikat gigi. Dengan membersihkan sela gigi secara rutin, risiko radang gusi dapat berkurang sehingga tubuh tidak perlu terus-menerus melawan infeksi ringan di mulut. Kondisi ini mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh, termasuk saat menjalani promil. Manfaat flossing antara lain mengurangi penumpukan plak, mencegah radang dan perdarahan gusi saat menyikat gigi, serta menjaga kesehatan mulut sebelum kehamilan.

Cara Flossing yang Tepat

Untuk memulai flossing, potong benang gigi sepanjang 30–45 cm, lalu lilitkan pada jari tengah kedua tangan dengan menyisakan 2–3 cm benang di tengah. Gunakan bagian benang tersebut untuk membersihkan sela gigi dengan gerakan perlahan mengikuti bentuk huruf "C".

Hindari menarik benang terlalu keras agar gusi tidak terluka. Ganti benang yang digunakan untuk setiap sela gigi agar plak tidak berpindah ke area lain. Waktu terbaik melakukan flossing adalah sebelum tidur malam setelah menyikat gigi.

Tips Tambahan untuk Mendukung Program Hamil

Agar peluang kehamilan lebih optimal, disarankan melakukan kontrol rutin ke dokter gigi sebelum promil. Selain itu, menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride, membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, serta mencukupi asam folat sesuai anjuran dokter juga penting.

Menjaga berat badan ideal, tidur cukup, dan mengelola stres turut mendukung kondisi tubuh prima saat mempersiapkan kehamilan.

Meski tidak ada bukti ilmiah flossing langsung mempercepat kehamilan, kebiasaan ini merupakan bagian dari perawatan kesehatan mulut yang baik. Kondisi tubuh yang sehat pada akhirnya dapat mendukung keberhasilan program hamil.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author