Rupiah Menguat ke Rp 17.755 Usai Pengusulan Calon Gubernur BI
Nilai tukar rupiah mengalami penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Senin (10/8/2026). Pergerakan positif mata uang Garuda ini terjadi seiring langkah pemerintah mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR, seperti dilansir dari Detik Finance.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 0,79 persen hingga menyentuh level Rp 17.755 per dolar AS. Tren kenaikan tersebut sudah terlihat sejak awal pembukaan perdagangan pagi hari yang berada di posisi Rp 17.810.
Sementara itu, pencatatan RTI Business menunjukkan mata uang rupiah ditutup menguat 0,71 persen ke posisi Rp 17.753. Hasil ini memperpanjang tren positif mata uang domestik yang terus menguat dalam kurun sebulan terakhir.
Dalam sepekan terakhir, RTI Business merekam penguatan rupiah sebesar 1,20 persen terhadap dolar AS. Kinerja ini melengkapi tren kenaikan rupiah yang terapresiasi hingga 1,84 persen sepanjang satu bulan belakangan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Surat Presiden mengenai calon pimpinan BI telah diserahkan secara resmi kepada pimpinan DPR. Presiden Prabowo Subianto mengajukan satu nama calon definitif, yakni Destry Damayanti yang saat ini mengemban tugas sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI.
Selain usulan Gubernur BI, pihak pemerintah turut menyerahkan berkas nama untuk posisi Deputi Gubernur Senior dan Deputi Gubernur guna mengisi kekosongan jabatan di jajaran pimpinan BI.
"Hari ini atas petunjuk presiden secara resmi kami diutus dan ditugaskan untuk serahkan bebrrapa surpres ke DPR. Kami serahkan beberapa surpres, pertama mengenai calon definitif Gubernur Bl, beserta calon pengganti Deputi Gubernur Senior dan untuk Deputi Gubernur karena jumlahnya berkurang satu," ujar Prasetyo di Kompleks DPR, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026).