RSAL Gandhi AT Biak Selamatkan Anak Warga Berkat JKN

Share

Rumah Sakit Umum Angkatan Laut dr. R. Gandhi AT Biak menangani anak dari Warnoto (48), warga Biak, Papua, yang membutuhkan perawatan medis darurat setelah mengalami penurunan kondisi kesehatan hingga hampir tidak sadarkan diri, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Jumat (21/8/2026).

Pasien yang sebelumnya berobat ke puskesmas tersebut langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSAL dr. R. Gandhi AT Biak pada Senin sekitar pukul 14.00 WIT lantaran kondisinya tak kunjung membaik.

Pemeriksaan medis yang dilakukan tim dokter rumah sakit menunjukkan kadar sel darah putih atau leukosit pasien telah mencapai angka 40.000, sehingga penanganan medis segera diberikan untuk memulihkan keadaannya.

"Awalnya anak saya berobat di puskesmas, tetapi kondisinya belum membaik. Akhirnya saya bawa ke rumah sakit. Setelah diperiksa, dokter menyampaikan kadar leukositnya sudah sampai 40.000. Saat itu kondisinya hampir tidak sadarkan diri sehingga langsung diberikan obat untuk menstabilkan keadaannya," cerita Warnoto saat ditemui di ruang rawat inap, dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2026).

Warnoto mengapresiasi kesigapan para tenaga kesehatan yang langsung mengambil tindakan medis secara cepat guna memastikan kondisi anaknya kembali stabil.

"Saya melihat petugas bergerak cepat. Tidak menunggu lama, anak saya langsung ditangani. Sebagai orang tua tentu saya merasa lebih tenang karena kondisinya segera mendapatkan penanganan," ujarnya.

Di samping penanganan medis, masalah administratif kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pasien yang sempat tidak aktif dapat diselesaikan melalui bantuan pendampingan pihak rumah sakit dan pemerintah daerah.

"Saat proses administrasi, ternyata status kepesertaan anak saya tidak aktif. Awalnya sempat panik bagaimana nanti untuk membayar. Alhamdulillah, kami dipandu untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah. Saya langsung mengurusnya hingga akhirnya status kepesertaan anak saya bisa aktif kembali," katanya.

Fasilitas perawatan dan layanan yang diberikan selama masa pemulihan dinilai sangat membantu kenyamanan pasien beserta keluarganya.

"Pelayanannya sangat memuaskan. Fasilitas yang kami terima juga baik. Saya benar-benar merasakan manfaat Program JKN ketika menghadapi kondisi yang tidak kami duga seperti ini," katanya.

Pengalaman penanganan darurat ini mendorong pentingnya kewaspadaan masyarakat untuk selalu menjaga keaktifan kepesertaan perlindungan kesehatan secara berkala.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, BPJS Kesehatan, dan seluruh tenaga kesehatan di rumah sakit yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada anak saya. Semoga pelayanan seperti ini terus dipertahankan agar masyarakat yang membutuhkan pertolongan dapat segera memperoleh penanganan," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Biak BPJS Kesehatan JKN kesehatan
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author