Ribuan Mahasiswa Thailand Terinfeksi Parasit Cacing Hati

Share

Sebanyak 4.233 dari 12.700 mahasiswa baru di wilayah Mahasarakham, Thailand, terinfeksi parasit cacing hati akibat kebiasaan mengonsumsi hidangan tradisional berbahan ikan air tawar mentah. Kasus ini terungkap melalui pemeriksaan kesehatan massal sebagaimana dilansir dari Detik Food pada Rabu (8/7/2026).

Otoritas kesehatan setempat mencurigai konsumsi somtam dan hidangan ikan air tawar mentah yang terfermentasi sebagai pemicu utama penularan tersebut. Meski proses fermentasi sering dilakukan, cara tersebut dinilai belum tentu mampu membunuh larva parasit yang berisiko menyerang organ vital manusia.

Larva parasit dari ikan air tawar yang tertelan akan berpindah menuju saluran empedu dan berkembang menjadi cacing dewasa di dalam hati. Infeksi ini pada tahap awal kerap tidak menimbulkan gejala, namun lama-kelamaan dapat memicu demam, nyeri perut kanan atas, gangguan pencernaan, hingga pembesaran hati.

Sejumlah kedai penjual somtam kini masuk dalam daftar investigasi pihak berwenang. Makanan sejenis salad khas Thailand yang menggabungkan sayuran dan ikan mentah ini menjadi kudapan favorit harian di kalangan mahasiswa.

Pemerintah setempat mulai merancang langkah pencegahan untuk memastikan keamanan pangan di kawasan tersebut.

"Jika terbukti berasal dari pla ra (ikan fermentasi) mentah, maka perlu diterapkan langkah-langkah untuk mengendalikan proses produksi pla ra agar dilakukan secara higienis dan dimasak hingga matang, sehingga bebas dari parasit," ujar seorang pejabat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa konsumsi ikan air tawar mentah merupakan faktor utama penularan cacing hati di sejumlah negara Asia. Edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, dinilai sangat penting untuk memutus rantai penularan.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah Provinsi Mahasarakham berencana meningkatkan pemeriksaan kesehatan rutin, mengedukasi pedagang makanan, dan mengampanyekan pentingnya memasak ikan hingga matang. Para ahli menegaskan bahwa infeksi cacing hati dapat diobati jika terdeteksi sejak dini.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author