Restoran Basil King Singapura Klarifikasi Kasus Viral Kuning Telur Hilang
Sebuah keluhan dari seorang pelanggan restoran Basil King cabang Margaret Drive di Singapura mendadak viral di media sosial. Pelanggan tersebut mengklaim bahwa komponen kuning telur dalam menu nasi basil yang dipesannya hilang, seperti dilansir dari Detik Food.
Insiden ini menjadi perbincangan hangat setelah pelanggan mengunggah foto dua kotak makanan bawa pulang (takeaway) ke grup Facebook Complaint Singapore pada 5 Juni 2026. Ia mengaku baru menyadari hal tersebut setelah berjalan selama 10 menit dari gerai.
"Ini yang saya lihat ketika membukanya. Tidak ada kuning telur," tulis pelanggan tersebut dalam unggahannya.
Pelanggan itu menyatakan telah berupaya menghubungi pihak pengelola untuk menyampaikan protes. Menurut pengakuannya, pihak restoran sempat meminta nomor bukti pembelian untuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV), namun ia mengklaim tidak bisa lagi mengirimkan pesan setelahnya.
Unggahan tersebut memicu perdebatan di kalangan netizen, di mana sebagian di antaranya membela pihak restoran. Beberapa pengguna media sosial menduga kuning telur tersebut pecah dan menyatu dengan lauk akibat guncangan selama perjalanan pulang.
Merespons situasi yang berkembang, manajemen Basil King langsung melakukan penelusuran internal. Pihak restoran menegaskan bahwa proses pembuatan dan pengemasan makanan telah dilakukan sesuai dengan standar prosedur yang berlaku.
"Hasil pemeriksaan CCTV menunjukkan telur goreng, termasuk kuning telurnya, telah disiapkan, dikemas, dan diserahkan kepada pelanggan saat pesanan dibawa pulang," jelas pihak Basil King.
Manajemen menyatakan tidak menemukan adanya kelalaian dalam proses memasak maupun pembungkusan hidangan. Mereka berargumen bahwa struktur makanan takeaway sangat rentan mengalami pergeseran di dalam wadah selama durasi perjalanan.
Kondisi perjalanan tersebut dinilai menjadi penyebab utama kuning telur menjadi pecah dan berbaur dengan komponen makanan lain. Pihak restoran juga menambahkan bahwa sisa atau jejak kuning telur sebenarnya masih terlihat pada foto yang disebarkan oleh pelanggan.
Hingga saat ini, manajemen Basil King mengaku telah mencoba menghubungi konsumen yang bersangkutan untuk memberikan penjelasan lebih detail, namun mereka belum mendapatkan respons balik.