Investasi Indonesia Capai Rp 1010 Triliun pada Semester I 2026
Penanaman modal di Indonesia menyerap sekitar 1,45 juta tenaga kerja setelah membukukan angka realisasi sebesar Rp 1.010,6 triliun sepanjang semester I-2026.
Total perolehan modal tersebut mencatatkan pertumbuhan 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Dari keseluruhan angka itu, porsi investasi sektor hilirisasi tercatat menembus Rp 300,1 triliun atau menyumbang sekitar 29,7 persen dari total realisasi.
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Ade Jona Prasetyo, menyambut baik kinerja tersebut dan menilai capaian investasi perlu diimbangi dengan penguatan nilai tambah domestik.
"Capaian investasi di atas Rp1.000 triliun dalam enam bulan tentu menjadi sinyal positif. Kami mengapresiasi kerja pemerintah menjaga kepercayaan investor. Sekarang momentum ini perlu kita dorong agar memperkuat industri nasional sekaligus membuka ruang yang semakin besar bagi pengusaha Indonesia," ujar Ade Jona pada keterangannya (22/8).
Ade Jona memaparkan bahwa hilirisasi semestinya membangun ekosistem yang melibatkan pelaku usaha domestik sebagai pemasok, vendor, penyedia jasa, distributor, hingga mitra strategis.
"Kalau investasi besar masuk kemudian melahirkan banyak perusahaan pendukung di sekitarnya, di situlah multiplier effect terjadi. Pengusaha daerah jangan hanya melihat investasi datang ke wilayahnya, tetapi harus ikut tumbuh bersama investasi tersebut," katanya.
Ia menambahkan bahwa HIPMI turut mendorong kemudahan akses pembiayaan, kepastian hukum, serta kemitraan terpadu antara investor skala besar, pengusaha daerah, dan UMKM guna menjamin transfer teknologi serta penyerapan produk lokal.
"Bagi HIPMI, keberhasilan industrialisasi pada akhirnya terlihat dari seberapa besar nilai tambah yang tinggal di Indonesia, seberapa banyak pengusaha nasional yang ikut tumbuh, dan seberapa luas lapangan kerja yang tercipta. HIPMI siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk memastikan investasi memberikan dampak yang semakin luas bagi perekonomian nasional," tutup Ade Jona.