Pemerintah Catat Realisasi Insentif Diskon Transportasi Libur Sekolah Tinggi

Share

Pemerintah mencatatkan realisasi yang tinggi pada program insentif diskon transportasi selama periode libur sekolah yang berakhir pada Minggu, 5 Juli 2026. Dilansir dari Bloomberg Technoz, lonjakan penumpang yang memanfaatkan stimulus ini bahkan melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya, khususnya pada moda transportasi kereta api.

Jumlah penumpang kereta api ekonomi non-subsidi yang memanfaatkan diskon tiket sebesar 30 persen mencapai 1.303.191 orang sejak 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Angka tersebut setara dengan 110 persen dari target awal sebanyak 1.174.624 penumpang, dengan penyerapan anggaran sebesar Rp90,9 miliar.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto memberikan keterangan tertulis terkait optimalisasi penyerapan stimulus tersebut pada Selasa, 7 Juli 2026.

"Hingga saat ini, realisasinya berjalan baik dan penyerapan program oleh masyarakat cukup optimal, ini menunjukkan bahwa stimulus mampu memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Haryo Limanseto, Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi jalannya program insentif ini agar sasarannya tepat dan berdampak luas bagi penguatan daya beli masyarakat.

"Ke depan, Pemerintah akan terus memantau pelaksanaan setiap program agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran, sehingga mampu memperkuat daya beli masyarakat serta mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah," jelas Haryo Limanseto, Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Selain kereta api, insentif juga diberikan untuk sektor laut dan penyeberangan. Diskon tarif angkutan laut oleh PT Pelni hingga 5 Juli 2026 telah digunakan oleh 481.503 penumpang dari target 693.690 orang dengan anggaran Rp46,9 miliar, sementara insentif penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry diserap oleh 1.125.088 penumpang beserta kendaraannya.

Pemerintah turut membebaskan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan serta memberikan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100 persen untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya telah memaparkan total rincian anggaran stimulus ekonomi ini dalam konferensi pers pada Senin, 22 Juni 2026.

"Total simulus yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk di semester kedua ini nilainya sekitar Rp26,34 triliun, stimulus insentif transportasi sekitar Rp2,04 triliun, anggaran magang dan vokasi sekitar 6,26 triliun dan bantuan pangan sebesar 18,04 triliun," kata Airlangga Hartarto, Menko bidang Perekonomian.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author