Real Madrid Lirik Jose Mourinho Jelang Pemilihan Presiden Klub

Share

Real Madrid kembali dikaitkan dengan mantan pelatih mereka, Jose Mourinho, untuk mengisi posisi manajer utama di Santiago Bernabeu.

Langkah Los Blancos untuk memulangkan pelatih asal Portugal tersebut dipastikan tidak akan berjalan dengan mudah.

Klub Portugal, Benfica, mengonfirmasi bahwa Real Madrid wajib menebus klausul pelepasan senilai 15 juta euro atau sekitar Rp280 miliar, seperti dilansir dari Bola.

Nilai tebusan finansial tersebut tercantum dalam kontrak resmi Jose Mourinho bersama Benfica yang masih berjalan hingga Juni 2027.

Kepastian kembalinya Jose Mourinho kini sangat bergantung pada hasil pemilihan presiden Real Madrid yang digelar akhir pekan ini.

Presiden petahana Florentino Perez menempatkan juru taktik berusia 63 tahun itu sebagai opsi utama jika dirinya kembali memenangkan mandat.

Manajemen Real Madrid saat ini sedang berburu pelatih baru demi mengembalikan dominasi klub setelah puasa gelar dalam dua musim terakhir.

Selama periode nihil trofi tersebut, kursi kepelatihan Los Blancos sempat diisi oleh Carlo Ancelotti, Xabi Alonso, hingga pelatih interim Alvaro Arbeloa.

Hasil buruk di kompetisi Liga Champions dan dominasi Barcelona di kancah domestik memicu isu pergantian pelatih menjadi komoditas utama pemilu klub.

Jose Mourinho memiliki rekam jejak historis bersama El Real pada periode 2010 hingga 2013 dengan torehan satu gelar La Liga dan satu Copa del Rey.

Manajemen Benfica langsung mengeluarkan surat pernyataan resmi kepada regulator pasar keuangan Portugal (CMVM) demi merespons manuver politik Florentino Perez.

Dalam dokumen hukum tersebut, Benfica menegaskan posisi mereka bahwa Jose Mourinho tidak bisa pergi secara gratis sebelum masa kontraknya habis.

"Sport Lisboa e Benfica mengumumkan bahwa sebagai bagian dari kampanye pemilihan presiden Real Madrid CF, Presiden Florentino Perez telah menyatakan niat kuatnya untuk menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih apabila memenangkan pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Juni 2026."

"Jika skenario tersebut terjadi, penunjukan akan dilakukan dengan pembayaran sebesar 15 juta euro yang merupakan klausul penghentian kontrak kerja olahraga yang berlaku saat ini," tulis Benfica.

Adu Janji Politik Antara Florentino Perez dan Enrique Riquelme

Agenda pemilihan presiden Real Madrid musim ini mencatatkan sejarah baru sejak 2006 karena diikuti oleh lebih dari satu nama calon.

Florentino Perez mendapatkan perlawanan ketat dari seorang pengusaha sektor energi terbarukan bernama Enrique Riquelme.

Selain menjanjikan Jose Mourinho, Florentino Perez juga merayu para pemilih dengan rencana mendatangkan bek Liverpool, Ibrahima Konate, secara gratis.

Di sisi lain, Enrique Riquelme memilih untuk menawarkan agenda reformasi struktural institusi klub kepada para anggota pemilik suara.

Enrique Riquelme juga sempat memicu spekulasi besar setelah mengklaim siap memboyong duo Manchester City, Rodri dan Erling Haaland.

Guna meyakinkan publik, Enrique Riquelme menunjukkan dokumen jaminan aset pribadi jika proyek transfer ambisius tersebut gagal terealisasi.

Klaim sepihak tersebut langsung mendapat respons keras dari pihak Manchester City, terutama mengenai keberadaan klausul kepindahan Erling Haaland ke Spanyol.

Masa depan kursi kepelatihan Real Madrid kini sepenuhnya berada di tangan para pemegang hak suara dalam pemilu presiden klub.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author