Humas Ragunan Sebut Pengunjung Langgar Batas Aman Terkait Video Viral

Share

Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak terjatuh ke dalam parit kandang gajah di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh pengunjung.

Aksi penyelamatan anak berpakaian merah tersebut dilakukan oleh sejumlah orang dewasa di sekitar lokasi dengan melewati pembatas keamanan, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Minggu (31/5/2026).

Pihak manajemen tempat wisata tersebut mengaku tidak menerima laporan resmi mengenai waktu dan kronologi detail dari peristiwa yang beredar di dunia maya itu.

"Waktu dan kronologi pasti kejadian tersebut belum dapat diketahui secara pasti karena tidak terdapat laporan yang diterima oleh petugas saat peristiwa berlangsung," kata Bambang saat dihubungi, Minggu (15/5/2026).

Tindakan para pengunjung dalam rekaman dinilai telah menyalahi aturan keselamatan yang berlaku demi keamanan bersama di area kebun binatang.

"Berdasarkan video yang beredar, terlihat bahwa pengunjung telah melewati batas pagar pengaman yang telah disediakan di area kandang satwa," jelasnya.

Sikap pengunjung yang tetap mendokumentasikan kejadian tanpa kepanikan memicu dugaan adanya kesengajaan demi pembuatan konten media sosial.

"Terdapat indikasi bahwa satwa dijadikan bahan candaan atau konten oleh pengunjung. Hal tersebut terlihat dari sikap yang bersangkutan yang tidak menunjukkan kepanikan saat kejadian berlangsung dan tetap melakukan perekaman terhadap peristiwa tersebut," imbuh dia.

Kelalaian pengawasan dari orang tua disinyalir menjadi penyebab utama anak tersebut bisa terlepas hingga melompati pagar pengaman kandang.

"Pengelola telah memasang pagar pembatas dan berbagai imbauan keselamatan yang mengingatkan pengunjung untuk tidak melampaui batas pengaman kandang karena dapat membahayakan keselamatan pengunjung maupun satwa," ucapnya.

Langkah korektif kini tengah dipersiapkan oleh manajemen Ragunan melalui peningkatan pengawasan di lapangan agar insiden serupa tidak terulang kembali.

"Pengelola Taman Margasatwa Ragunan akan terus melakukan evaluasi dan pengetatan pengawasan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang," sambungnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author