Pendukung Galatasaray Protes Presiden Dursun Ozbek Soal Lambatnya Transfer

Share

Aksi protes mewarnai pertandingan uji coba pramusim antara Galatasaray melawan klub Ligue 1 Prancis, Rennes, di Stadion RAMS Park. Para suporter melontarkan nyanyian kritikan yang ditujukan langsung kepada Presiden Klub, Dursun Ozbek, akibat lambatnya pergerakan tim di bursa transfer.

Gelombang protes membahana di tribun penonton saat para pendukung menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap manajemen. Sepanjang bursa transfer musim panas ini, Galatasaray tercatat baru memboyong satu pemain baru, yaitu Lesley Ugochukwu yang didatangkan dengan status pinjaman dari Burnley.

Menanggapi tekanan publik, pimpinan klub menegaskan bahwa langkah rekrutmen diproses secara terukur untuk memastikan efisiensi dan kualitas pemain yang didatangkan.

"Pendukung Galatasaray selalu menginginkan yang terbaik, kami menyadari harapan tersebut. Saya mengikuti evaluasi yang ada dengan cermat. Ada yang menilai Galatasaray terlambat, bergerak tanpa rencana, dan tidak bekerja maksimal.

Ini bukan pertama kalinya kami mendengar hal tersebut. Kritik serupa selalu muncul setiap musim panas," kata Dursun Ozbek, Presiden Galatasaray.

Ozbek menambahkan bahwa pihak manajemen tetap berkomitmen mengambil keputusan terbaik demi kesuksesan tim di akhir musim persaingan.

"Kami selalu berusaha melakukan yang tepat untuk Galatasaray. Pada akhirnya, Galatasaray yang berhasil mengangkat trofi di akhir musim. Setiap musim panas kami dikritik terlambat dan dianggap tidak memiliki visi sepak bola. Namun coba lihat transfer yang berhasil kami wujudkan, seperti Icardi dan Osimhen, semuanya baru terealisasi pada bulan September," kata Dursun Ozbek, Presiden Galatasaray.

Di sisi lain, laga pemanasan ini menjadi ujian penting bagi Galatasaray sebelum memulai kompetisi resmi. Rennes datang dengan kekuatan tim bernilai pasar 252,60 juta Euro di bawah arahan pelatih Frank Haise yang menjabat sejak 18 Februari 2026. Skuad asal kawasan Breton Prancis tersebut mengandalkan penyerang utama Esteban Lepaul yang memiliki nilai pasar 35 juta Euro serta Eliezer Mayenda bernilai 16 juta Euro.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author