Pramono Anung Harapkan Shin Tae-yong Bawa Persija Jakarta Berprestasi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut positif penunjukan Shin Tae-yong sebagai pelatih baru Persija Jakarta, Senin (8/6/2026). Pramono berharap kehadiran mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut mampu membawa skuad Macan Kemayoran meraih prestasi tertinggi pada musim depan.
Langkah manajemen Persija Jakarta ini sekaligus menjadi momentum penting menjelang perayaan hari jadi ke-500 kota Jakarta. Dilansir dari Detikcom, manajemen Macan Kemayoran resmi memperkenalkan juru taktik asal Korea Selatan tersebut di Jakarta International Stadium pada Senin (8/6/2026) siang WIB.
Apresiasi mendalam disampaikan oleh Pramono Anung atas terpilihnya nakhoda baru klub kebanggaan ibu kota tersebut. Ia menilai momentum ini sangat pas dengan rencana perayaan hari jadi Jakarta yang akan menginjak usia lima abad.
"Ya, yang pertama saya tentunya mengucapkan selamat dulu kepada Shin Tae-yong yang telah terpilih menjadi pelatih Persija. Kebetulan tahun depan itu Jakarta 500 tahun," kata Pramono, Senin (8/6/2026).
Harapan besar kini disematkan kepada pelatih baru agar bisa mendongkrak performa tim secara signifikan. Pramono optimistis karena komposisi skuad yang ada saat ini dinilai memiliki materi pemain lokal dengan kualitas yang sangat mumpuni.
"Sebagai Gubernur Jakarta, saya tentunya sangat berharap bahwa Persija dalam kepelatihan yang dipimpin oleh Shin Tae-yong bisa memberikan kado istimewa bagi Jakarta. Secara materi pemain, sebenarnya pemain domestiknya itu cukup bagus," ujarnya.
Sejumlah nama penggawa lokal potensial pun turut disebut yang diyakini bakal berkembang pesat. Pengalaman panjang sang juru taktik di level internasional diharapkan mampu mengeluarkan kemampuan terbaik dari para pemain tersebut.
"Rizky, Witan Sulaeman, Doni dan macam-macam. Saya berharap betul karena Shin Tae-yong ini punya pengalaman pernah menjadi pelatih nasional kita, pasti dia punya cara untuk bisa membuat Persija berprestasi lebih baik. Saya menaruh harapan untuk itu," tuturnya.
Mengenai proses internal klub, Pramono mengaku telah mengendus kabar perkenalan ini sebelum dirilis secara resmi. Kendati demikian, pihak pemerintah daerah menegaskan tetap menghormati independensi manajemen klub.
"Sebagai gubernur pasti tahulah. Nggak mungkin gubernur tahunya ketika diumumkan, pasti sudah tahu duluan," katanya sambil tersenyum.
Komitmen untuk tidak mengintervensi kebijakan teknis tim kembali ditegaskan oleh sang gubernur. Ia sepenuhnya menyerahkan segala keputusan strategis mengenai struktur kepelatihan kepada manajemen Macan Kemayoran.
"Saya tahu, dengan Persijanya. Tapi saya tidak mau mencampuri karena tipikal saya adalah itu merupakan kewenangan Persija sepenuhnya. Sehingga dengan demikian saya hanya berharap bahwa dalam kepemimpinan Shin Tae-yong ini Persija menjadi lebih baik prestasinya," ungkapnya.
Sinyal positif juga diberikan terkait masa depan beberapa pilar penting tim yang masa kontraknya segera habis. Kedekatan emosional dan kombinasi kerja sama terdahulu di level tim nasional diyakini akan terus berlanjut.
"Witan itu punya pengalaman baik dengan Shin Tae-yong ketika dia menjadi pelatih nasional. Saya yakinlah, pasti Witan, Doni, Rizky, pasti dipakai lagi," ujarnya.
Target tinggi berupa torehan prestasi emas kini dipatok demi membahagiakan seluruh lapisan masyarakat ibu kota. Kehadiran trofi juara diharapkan menjadi persembahan paling indah bagi ulang tahun kota Jakarta yang ke-500.
"Kado istimewa buat Jakarta, 500 tahun," pungkasnya.
Acara perkenalan resmi Shin Tae-yong di Jakarta International Stadium tersebut dihadiri langsung oleh jajaran manajemen, termasuk Presiden Klub Persija Jakarta Mohammad Prapanca. Pelatih asal Korea Selatan itu kini resmi memulai tugasnya untuk meramu strategi terbaik bagi Macan Kemayoran.