Pramono Anung Ajak Swasta Garap Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi di Jakarta

Share

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengajak pihak swasta untuk terlibat aktif dalam menggarap proyek pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy (WtE).

Langkah ini diambil guna memenuhi mandatori dari pemerintah pusat yang menetapkan tiga lokasi proyek WtE di wilayah DKI Jakarta, seperti dikutip dari Detik Finance.

Ketiga lokasi yang telah ditentukan tersebut berada di wilayah Sunter, Tanjungan, dan Bantar Gebang.

Potensi sampah yang dapat diolah di ketiga lokasi tersebut diperkirakan mencapai 7.500 ton per hari, dengan estimasi pasokan sampah sekitar 2.500 ton per hari untuk masing-masing wilayah.

"Waste to energy di Jakarta sekarang ini yang sudah ada persetujuan dengan pemerintah pusat ada tiga. Satu di Sunter, satu di Tanjungan, dan satu di Bantar Gebang. Masing-masing ini dialokasikan kurang lebih sampahnya 2.500 ton per hari. Jadi kalau tiga kurang lebih 7.500 ton," ungkap Pramono dalam sebuah diskusi di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Selain tiga lokasi WtE tersebut, Jakarta saat ini juga sudah didukung oleh dua fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) yang beroperasi di Rorotan dan Bantar Gebang.

Keberadaan seluruh fasilitas ini membuat total neraca sampah yang dikelola di DKI Jakarta mencapai kisaran 9.000 ton per hari.

"Kalau kemudian operasi pembangkit listrik tenaga sampah ini sudah jalan, maka sampah betul-betul tertangani dengan sendirinya," jelasnya.

Mengenai skema pendanaan, Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun menerbitkan obligasi daerah.

Pendanaan untuk seluruh pembangunan proyek ini akan sepenuhnya diserahkan kepada pihak swasta melalui mekanisme yang transparan.

"Kami betul-betul membuka bagi swasta, siapapun itu transparan terbuka, dan pemerintah Jakarta betul-betul mensupport untuk itu sehingga banyak peminat, kalau Jakarta banyak yang berminat. Karena apa? Sampahnya tersedia dengan baik," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author