Prabowo Undang Buruh dan Petani Hadiri Upacara HUT ke 81 RI
Presiden Prabowo Subianto memberikan undangan khusus upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara, Jakarta, kepada sejumlah perwakilan buruh dan petani dari berbagai wilayah, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Para pekerja dari kalangan buruh serta petani mengaku terkejut dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh Kepala Negara dalam peringatan kemerdekaan ini.
Salah satu penerima undangan adalah Bambang Edi Nurudin, seorang buruh di Jakarta Timur yang telah bekerja selama lebih dari 23 tahun. Ia merasa sangat bahagia hingga mengibaratkan momen istimewa ini seperti memperoleh hadiah besar.
"Alhamdulillah banget ini, senang nih. Kayak dapat doorprize saja ini," kata Bambang.
Bambang berharap kesempatan berharga tersebut ke depannya dapat dirasakan pula oleh para pekerja lain di berbagai penjuru wilayah Indonesia.
"Ke istri dong, istri-anak kan, mungkin ini, mungkin sekali-kalinya mungkin seumur hidup ini, nantinya nggak bakal dapat undangan lagi, mungkin yang lain, mungkin ini sebuah momen yang, sebuah kebanggaan lah buat kami, khususnya buat kami pribadi, baru sekali ini dapat undangan," ucapnya.
Rasa haru serupa diungkapkan oleh Sarip Mujianto, buruh yang telah bekerja sejak 2010. Menurutnya, langkah Presiden ini membuktikan bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap kontribusi para pekerja.
"Terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Pak Prabowo Subianto yang sudah perhatian kepada kaum buruh," ungkapnya.
Sarip menambahkan bahwa kesempatan hadir langsung di Istana Negara menjadi suatu kebanggaan besar yang langsung ia bagikan kepada keluarganya di kampung halaman.
"Yang pertama pastinya keluarga, orang tua yang sudah, kebetulan keluarga orang tua juga di kampung, ini kebanggaan buat mereka, dan ini kebanggaan buat istri, dan ini pertama, saya ada undangan di Istana Negara, semenjak Presiden Prabowo terpilih," tuturnya.
Undangan khusus ini juga menyasar sektor pertanian, salah satunya diterima oleh Darim Juanda yang telah 14 tahun berprofesi sebagai petani di Kabupaten Karawang.
"Perasaan saya begitu mendapat surat undangan dari Bapak Presiden Prabowo untuk mengikuti upacara kemerdekaan Republik Indonesia sangat terharu. Bahkan saya tidak menyangka sekali bahwa saya akan mendapat undangan di hari kemerdekaan di istana negara," ujar Darim.
Sebagai perwakilan petani Karawang, Darim berharap sektor pertanian mendapatkan perhatian yang makin besar dari pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan para petani.
"Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah mengundang kami sebagai wakil para petani di seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Karawang. Indonesia Merdeka! Merdeka! Merdeka!" ucapnya.
Petani Karawang lainnya, Nuroni, yang telah menekuni dunia pertanian selama lebih dari 30 tahun, mengaku kaget karena tidak pernah membayangkan akan diundang ke acara kenegaraan resmi.
"Pertama ya, saya mendapat undangan itu kaget, karena nggak nyangka-lah seumur hidup saya ini dapat undangan dari Presiden. Yang keduanya saya bangga, karena mungkin saya terpilih di antara para petani," kata Nuroni.