Prabowo Subianto Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan
Target swasembada pangan Indonesia berhasil dipangkas dan dicapai hanya dalam waktu satu tahun dari estimasi awal empat tahun. Capaian tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
"Dan karena kebijakan dan kerja keras kita, swasembada pangan yang kita targetkan tercapai 4 tahun ternyata berhasil kita capai dalam 1 tahun," kata Presiden Prabowo Subianto.
Ketersediaan bahan pangan nasional dipastikan berada dalam tingkat aman meski kondisi global sedang membayangi. Keberhasilan ini menjadi fondasi penting bagi stabilitas ketahanan pangan dalam negeri.
"Di tengah dunia sekarang yang sangat khawatir terhadap kelaparan massal akibat kesulitan pangan dan cuaca yang tidak menentu. Kita alhamdulillah, dapat saya laporkan di majelis ini, soal pangan, makanan untuk rakyat kita berada dalam keadaan aman dan kita akan mampu menghadapi tantangan-tantangan termasuk tanganan El Nino yang katanya el nino yang paling dahsyat," ungkap Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah menempuh langkah efisiensi berupa penyederhanaan regulasi dan penurunan harga pupuk demi mempercepat pencapaian target tersebut. Langkah tersebut memangkas jalur birokrasi yang sebelumnya menghambat distribusi bagi para petani.
"Kita telah mencapai itu dengan keberanian mengahdapi masalah 145 aturan, penyaluran pupuk telah kita hilangkan. harga pupuk kitra turunkan 20%. Hal ini terjadi pertama kali dalam sejarah negara kesatuan RI," ujar Presiden Prabowo Subianto.
Kemudahan akses terhadap pupuk bersubsidi mendorong dorongan signifikan terhadap tingkat produksi komoditas pangan utama di tanah air. Penurunan harga dan pemangkasan regulasi memicu peningkatan hasil panen secara nasional.
"Sehingga rakyat kita sekarang mudah dapatkan pupuk. Dan karena itulah produksi meningkat, dan karena itulah kita lebih cepat swasembada pangan," pungkas Presiden Prabowo Subianto.