Prabowo Subianto Terima Kunjungan Kenegaraan PM India Narendra Modi

Share

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 7 Juli 2026. Pertemuan ini digelar untuk membahas sekaligus menandatangani sejumlah kerja sama bilateral di berbagai sektor strategis.

Dilansir dari Detikcom, prosesi penyambutan resmi dimulai sekitar pukul 10.20 WIB dengan kawalan pasukan berkuda serta patwal bermotor. Kedatangan tamu negara tersebut turut dimeriahkan oleh jajar kehormatan, kibaran bendera oleh sejumlah siswa, hingga penampilan Tarian Kemilau Jakarta.

Setelah upacara kenegaraan dan inspeksi pasukan selesai dilakukan, kedua pemimpin negara memperkenalkan delegasi masing-masing. Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan sesi tete-a-tete serta pertemuan bilateral bersama seluruh anggota delegasi di Ruang Kredensial.

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan ini, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamdoeddin. Kunjungan ini merupakan balasan atas lawatan Prabowo ke India pada Februari tahun lalu.

Menteri Luar Negeri Sugiono memberikan keterangan mengenai arah pembahasan dalam pertemuan bilateral tersebut saat berada di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 6 Juli 2026.

"Akan ada beberapa perjanjian dan MoU juga yang besok akan dibahas dan ditandatangani. Namun intinya adalah bahwa kedua kepala negara secara chemistry juga punya kedekatan, dan ini merupakan suatu hal yang, satu langkah dalam rangka mempererat persaudaraan eh dan persahabatan antara Indonesia dan India," kata Sugiono kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7).

Pemerintah Indonesia dan India merencanakan penyepakatan tujuh kerja sama strategis. Kerja sama tersebut difokuskan pada beberapa sektor utama yang menjadi prioritas kedua negara.

"Prioritas di berbagai bidang, ada di bidang pertahanan, ada di bidang pendidikan, kemudian di bidang kesehatan, kemudian ada juga di bidang pengembangan teknologi," ujarnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author