Prabowo Subianto Pastikan Peringkat Investasi Indonesia Tetap Stabil

Share

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya pihak tertentu yang mencoba menakut-nakuti bahwa peringkat ekonomi Indonesia akan diturunkan oleh lembaga pemeringkat global. Indonesia sempat diisukan bakal menerima rapor buruk yang dapat memicu rendahnya minat investasi asing.

Seperti dilansir dari Detik Finance, Standard & Poor's (S&P) Global Ratings justru memberikan proyeksi positif. Sinyal baik tersebut muncul menyusul langkah pemerintah dalam menyusun PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Prabowo Subianto menjelaskan bahwa berdasarkan laporan resmi S&P, pendirian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ekspor tersebut dinilai sebagai kebijakan yang sudah tepat.

"Tadinya kita ditakut-takuti, ada rating agency ya, global rating agency nanti akan kasih rapor jelek Indonesia. Kita akan diturunkan supaya nanti nggak ada yang mau invest di Indonesia. Saudara-saudara, bukan kita takut, tapi ternyata Standard & Poor's (S&P), mereka sendiri sudah umumkan bahwa mereka menilai pembentukan PT DSI adalah tepat," kata Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Negara saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna. Agenda ini berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (20/7/2026).

Menurut Prabowo Subianto, kehadiran BUMN ekspor yang baru ini berfungsi strategis untuk mendongkrak daya tawar Indonesia di kancah internasional. Keberadaan DSI diyakini mampu menjaga stabilitas dan pertumbuhan pendapatan negara secara berkelanjutan.

"Mereka yang mengatakan bahwa itu langkah tepat bagi bangsa Indonesia, saudara-saudara, dan itu bisa meningkatkan penghasilan kita, revenue kita. Kemudian mereka tetap tidak menurunkan outlook. Kita tetap outlook stable, kita tetap punya rating investment grade," ujar Prabowo Subianto.

Ia juga menegaskan bahwa ancaman penurunan peringkat dari pihak luar tidak selalu mencerminkan kondisi fundamental ekonomi nasional yang sebenarnya. Kendati demikian, seluruh jajaran kabinet diingatkan untuk tidak cepat berpuas diri terhadap penilaian yang diberikan oleh lembaga internasional.

"Sekali lagi saudara-saudara, percaya kepada kekuatan kita sendiri. Kita hidup di dunia global, tapi kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri. Kita percaya kepada fundamental kita sendiri," kata Prabowo Subianto.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author