Prabowo Subianto Dorong Batam Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru
Presiden RI Prabowo Subianto menerima jajaran pimpinan BP Batam untuk mengakselerasi transformasi kawasan tersebut sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Seperti diberitakan oleh Bloomberg Technoz, pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala BP Batam Amsakar Achmad beserta jajarannya. Presiden menegaskan Batam harus menjadi percontohan implementasi agenda nasional melalui hilirisasi, industrialisasi, deregulasi, percepatan investasi, dan efisiensi logistik.
Keunggulan wilayah ini harus ditopang kepastian hukum, kecepatan pelayanan, dan infrastruktur bersaing global. Modernisasi pelabuhan menjadi salah satu arahan utama melalui rencana pembangunan Pelabuhan Internasional Batam. Fasilitas ini akan menjadi simpul logistik nasional yang terintegrasi dengan kawasan industri, manufaktur teknologi tinggi, pusat data, dan jaringan pelayaran dunia.
Langkah strategis tersebut diharapkan mampu memangkas biaya logistik secara signifikan. Selain itu, proyek ini ditargetkan meningkatkan daya saing ekspor sekaligus memperkuat posisi Batam dalam rantai pasok global.
Dalam pertemuan tersebut, Amsakar Achmad melaporkan bahwa pelayanan investasi kini menjadi lebih cepat pasca penguatan regulasi melalui PP Nomor 25 Tahun 2025. Kebijakan pengembangan kawasan tersebut juga memberikan kepastian yang semakin baik bagi para investor. Upaya pembenahan internal tata kelola juga terus berjalan melalui digitalisasi Land Management System (LMS). Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menjelaskan langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan layanan lahan.
Realisasi investasi di Batam menunjukkan tren positif dengan capaian sebesar Rp69,3 triliun sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ini terus berlanjut signifikan pada awal tahun anggaran berikutnya. Deputi Investasi Fary Djemy Francis melaporkan investasi Batam tumbuh menjadi Rp17,48 triliun pada Triwulan I 2026. Angka tersebut melonjak sebesar 102,85 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Aliran modal yang masuk kini semakin terkonsentrasi pada beberapa sektor bernilai tambah tinggi. Sektor-sektor tersebut meliputi industri elektronik, mesin, pusat data, energi, hingga pengembangan kawasan industri. Sebagai langkah lanjutan, Kepala Negara mengarahkan agar Batam menjadi proyek percontohan reformasi investasi nasional.
Strategi ini akan diterapkan melalui digitalisasi pelayanan, pengawasan berbasis risiko, serta penguatan integritas kawasan. Prabowo Subianto akan mengoordinasikan langkah lintas kementerian dan lembaga guna mempercepat penyelesaian sejumlah isu strategis. Fokus utamanya mencakup harmonisasi regulasi hingga realisasi pembangunan pelabuhan internasional.