Presiden Prabowo Larang Telur Dadar Tepung Masuk Menu MBG

Share

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melarang penyajian telur dadar yang dicampur tepung dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Larangan ini disampaikan karena hidangan tersebut dinilai kekurangan kandungan nutrisi yang dibutuhkan anak-anak.

Seperti dilansir dari Detik Food, instruksi tersebut disampaikan dalam acara Building Indonesia's Future Generation Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC) pada Rabu (3/6). Presiden Prabowo Subianto meminta para mitra SPPG untuk menghindari menu tersebut.

Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian khusus pada metode pengolahan telur yang kerap dicampur dengan bahan tambahan lain di lapangan.

"Telur jangan dibikin dadar. Kalau telur dadar nanti dicampur macem-macem itu. Iya kan. Tepungnya lebih banyak dari telurnya," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto lebih menyarankan agar telur disajikan dalam bentuk yang lebih utuh demi menjaga kualitas gizinya.

"Jadi telur itu harus utuh. Ceplok atau rebus. Betul ya," lanjutnya.

Guna memastikan kebijakan ini berjalan, kepala negara menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan pengawasan ketat di sekolah.

Presiden pun meminta Mendikdasmen (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia), kepala sekolah, dan guru untuk meyakinkan tidak ada lagi telur dadar atau telur orak-arik seperti scrambled egg dalam menu MBG.

Kebijakan ini memicu pembahasan mengenai fakta nutrisi telur dadar di media sosial. Melalui unggahan video Instagram pada Sabtu (30/5), dr. Dion Haryadi memberikan penjelasan ilmiah mengenai kandungan gizi telur yang dimasak dadar.

Menurut dr. Dion Haryadi, informasi yang menyebutkan bahwa nutrisi seperti omega-3 akan hilang sepenuhnya saat telur didadar adalah sebuah kekeliruan. Ia menjelaskan bahwa omega-3 memang sensitif terhadap suhu panas tinggi, namun penurunannya tidak signifikan berdasarkan beberapa studi ilmiah.

"Ketika dibandingkan dalam kondisi mentah dan setelah digoreng orak-arik, turun dikit omega-3nya," ujar dokter tersebut.

Penelitian berjudul Effect of Storage and Cooking on The Fatty Acid Profile of Omega-3 Enriched Eggs and Pork Meat Marketed in Belgium menunjukkan data spesifik terkait perubahan kadar asam lemak tersebut.

Berdasarkan studi itu, kadar omega-3 telur yang dimasak orak-arik hanya turun dari 15.3% menjadi 14.6%. Sementara itu, proses merebus justru memberikan hasil yang berbeda pada kandungan asam lemak tersebut.

"Dan kalau direbus sampai 15 menit itu turun jadi 13.7%," lanjutnya.

Melalui data tersebut, dr. Dion Haryadi menegaskan bahwa penurunan nutrisi pada telur orak-arik atau dadar tergolong sangat kecil. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik akibat informasi keliru yang melarang konsumsi telur dadar.

"Hidup sehat itu udah susah. Jadi jangan tambah diribetkan dengan hal-hal kecil yang sebenarnya tidak berpengaruh banyak seperti ini.

Ia menambahkan bahwa telur tetap menjadi opsi pangan yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan protein harian masyarakat.

"Jangan gara-gara video ini orang jadi takut mau makan telur. Harus diginiin lah harus telur inilah. Ini mau telur biasa, mau direbus, orak arik, mau didadar, silahkan semuanya boleh," pungkasnya.

Menanggapi pidato Presiden terkait menu program MBG dalam video terbaru pada Jumat (5/6), dr. Dion Haryadi menilai menu telur dadar biasa tanpa tepung sebenarnya tidak bermasalah. Penambahan bahan lain pada telur dadar sangat bergantung pada jenis komponen yang dimasukkan.

"Kalau dicampur sama daun bawang, dikasih daging cincang, ya kalau orang dewasa cabe rawit sedikit ya gapapa," jelasnya.

Kombinasi bahan pangan pada menu omelet juga diulas oleh Times of India pada 21/12/2024. Laporan tersebut menyatakan bahwa mencampur telur dengan sayuran justru meningkatkan kadar serat serta pasokan mineral bagi tubuh.

Hidangan telur dadar secara alami membawa kandungan lemak tak jenuh tunggal dan ganda yang bersumber dari kuning telur. Jenis lemak sehat ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung serta membantu mengontrol kadar kolesterol tubuh.

Kendati demikian, profil nutrisi akhir dari telur dadar sangat dipengaruhi oleh minyak goreng, mentega, keju, atau tepung yang digunakan saat memasak. Penggunaan bahan tambahan secara berlebihan dapat memicu lonjakan kalori dan lemak tidak sehat.

Guna mencapai prinsip gizi seimbang, penyajian telur dadar disarankan dikombinasikan dengan sumber karbohidrat kompleks berkualitas tinggi seperti roti gandum atau lemak baik dari buah alpukat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author