Polresta Bogor Kota Tangkap Pria Pembunuh Teman Lama di Tol BORR
Aparat Polresta Bogor Kota meringkus seorang pria berinisial M Febryan (26) karena diduga melakukan pembunuhan berencana terhadap teman sekolahnya, Anggi Aulia Arsyad (25). Jasad korban ditemukan di bawah Jalan Tol Lingkar Bogor atau Bogor Ring Road (BORR) pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 01.15 WIB.
Seperti dilansir dari Detikcom, peristiwa tragis ini bermula ketika korban berpamitan kepada orang tua angkatnya pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 22.00 WIB untuk menemui pelaku. Pihak kepolisian segera melakukan pengusutan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di Tol Cisumdawu.
Berdasarkan pemeriksaan kepolisian, kedua pihak merupakan teman lama semasa bersekolah di salah satu SMK di Kabupaten Bogor yang kembali berkomunikasi intensif lewat media sosial. Pertemuan pertama mereka terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026, namun menyisakan sakit hati pada diri pelaku akibat ucapan korban.
"Tersangka sudah lama menyimpan perasaan suka kepada korban sejak semasa sekolah," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro.
Kepolisian mengungkapkan bahwa rasa sakit hati tersebut membuat pelaku merencanakan penjebakan pada pertemuan berikutnya. Pelaku telah menyiapkan senjata tajam berupa golok serta seutas dasi di dalam tasnya sebelum menyambut korban yang datang mengendarai mobil pribadi.
"Ada kalimat-kalimat yang membuat tersangka sakit hati," kata Kombes Rio.
Di dalam kendaraan tersebut, pelaku mengancam korban menggunakan golok dan memerasnya dengan meminta sejumlah uang sebagai bentuk pertanggungjawaban atas ucapan yang dinilai menyakitkan. Karena korban menolak, pelaku kemudian melancarkan aksi kejamnya.
"Tersangka memperlihatkan golok lalu mengancam akan melakukan pembunuhan. Tapi terjadilah si tersangka menyampaikan, kalau mau damai atau mau aman minta uang. Si korban tidak mau, kemudian di dalam mobil dieksekusi (dijerat pakai dasi)," kata Kombes Rio.
Setelah korban tidak sadarkan diri, pelaku membuang tubuh korban dari atas Jalan Tol Lingkar Bogor ke Jalan Raya Sholis Kota Bogor. Pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa kabur uang tunai milik korban sebesar Rp 4 juta beserta mobil pribadinya.
Di sisi lain, pihak keluarga korban memberikan klarifikasi tegas mengenai isu hubungan asmara yang beredar liar di media sosial. Kakak korban memastikan bahwa adiknya sama sekali tidak menjalin hubungan pacaran dengan pelaku, melainkan sudah memiliki rencana pernikahan dengan kekasihnya.
"Pacarnya dari Makassar kemarin datang. Cowoknya ada, pacarnya ada, calon suaminya ada dan bahkan pelamaran bulan depan," kata Humaira, kakak korban.
Pihak keluarga menyayangkan adanya narasi keliru yang dibangun oleh beberapa akun di platform digital. Keluarga meminta publik untuk tidak menyebarkan informasi bohong mengenai status hubungan antara korban dan pelaku.
"Jadi tolong akun IG dan TikTok yang nyebarin dia pacaran, dia sama sekali nggak pacaran. Tolong dipertegas dia bukan pacar," imbuh Humaira.
Pernyataan tersebut diperkuat oleh paman sekaligus orang tua angkat korban yang telah membesarkannya. Menurutnya, korban dan pelaku murni hanya sebatas teman sekolah yang sudah lama tidak bersua dan baru kembali berkomunikasi.
"Kalau pelaku dengan almarhum itu teman sekolah, berarti dia bukan pacar. Sekali lagi, dia (pelaku) bukan pacar, dia cuma teman. Sama dengan saya, kalau ketemu teman sekolah, kalau reuni, ya namanya orang teman, komunikasi, terus nyambung," kata Syamsudin, paman korban.
Pihak keluarga meyakini korban tidak memiliki masalah pribadi yang mendalam dengan pelaku. Hubungan keduanya murni interaksi antarteman lama yang tidak sengaja terhubung kembali.
"Jadi memang tidak punya masalah, saya yakin tidak ada masalah. Dan saya pastikan bahwa almarhum dengan pelaku bukan pacarnya. Saya berani katakan karena anak ini saya yang didik, saya yang besarkan, dia adalah teman sekolahnya yang lama tidak pernah ketemu," imbuh Syamsudin.