Polres Jombang Ungkap Kasus Pembunuhan Perempuan Tunagrahita
Aparat Kepolisian Resor Jombang berhasil mengungkap misteri pembunuhan Choiriyah (47), seorang perempuan penyandang tunagrahita yang tewas di tangan kakak kandungnya sendiri, Suparni (61), di Dusun Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Jombang pada Jumat (12/6/2026). Aksi penganiayaan maut tersebut dipicu oleh kekesalan pelaku terhadap korban yang telah menghabiskan persediaan bumbu pecel di dapur mereka. Kronologi lengkap insiden ini dibuka ke publik setelah melalui serangkaian penyidikan intensif oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang. Peristiwa berdarah di dalam kamar kos itu diawali oleh cekcok di dapur, diikuti kekerasan fisik selama berjam-jam, hingga upaya pelaku merekayasa kematian korban seolah akibat terpeleset di kamar mandi, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Magribi Agung Saputra menjelaskan bahwa pelaku awalnya berniat memasak hidangan pecel untuk dikonsumsi bersama korban pada pagi hari kejadian.
Emosi pelaku kemudian tersulut setelah berbelanja sayuran karena mendapati seluruh stok bumbu pecel miliknya seberat sekitar 1 kilogram sudah tidak tersisa di dapur akibat dikonsumsi adiknya. "Pelaku sudah mengakui dia melakukan penganiayaan itu karena sakit hati, bumbu pecel sekitar 1 kilogram dihabiskan korban," jelas Agung, Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Magribi Agung Saputra.
Kemarahan yang tidak terbendung dari Suparni tersebut berujung pada tindakan kekerasan fisik fatal yang dilakukan secara langsung di dalam area kamar kos kedua bersaudara tersebut. "Di situlah puncaknya pelaku menganiaya korban sampai meninggal," ungkap Agung, Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Magribi Agung Saputra.