Polisi Tangkap Sopir Travel yang Lecehkan Penumpang di Sumba Barat Daya
Aparat Kepolisian Resor Sumba Barat Daya mengamankan seorang pengemudi mobil travel berinisial YUS karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap penumpang wanita dalam perjalanan di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (3/6/2026).
Penanganan kasus tersebut dilakukan setelah rekaman video aksi tidak senonoh berdurasi 5 menit 10 detik itu menjadi viral di media sosial, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.
Kondisi dalam video memperlihatkan terduga pelaku mengenakan baju kuning serta topi hitam duduk bersebelahan dengan korban yang berambut gimbal di bagian depan kendaraan.
"Ajak omong baru kau omong," ujar pria tersebut dalam video.
Korban yang mengenakan kaus hitam sempat merekam menggunakan ponsel saat sopir tersebut mencoba memegang tangannya untuk menanyakan identitas diri.
"Esi," kata perempuan tersebut menjawab pertanyaan sang sopir.
Pria tersebut kemudian berulang kali meraba paha serta mencium korban sambil tertawa, hingga aksi tersebut akhirnya berhenti setelah pelaku turun dari mobil di salah satu lokasi tujuan.
Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus Kokleo Sanam, mengonfirmasi bahwa perkara tindak pidana pelecehan ini sudah dilaporkan oleh korban secara resmi.
"Iya dan sudah ada laporan polisinya. Sudah ditangani teman-teman Unit PPA Satreskrim Polres SBD," ujar Jack, sapaan Yakobus saat dihubungi.
Pihak penyidik saat ini tengah melangsungkan proses pemeriksaan mendalam kepada seluruh saksi, korban, maupun pihak terlapor guna meningkatkan status penanganan perkara.
"Terlapor juga sudah diamankan. Kami ngebut dalam waktu dekat ini akan dilakukan gelar perkara untuk tentukan status penanganannya dari lidik ke sidik," jelas Jack.
Berdasarkan data kepolisian, korban diketahui berinisial TTI (22) yang merupakan warga Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Sementara itu, terduga pelaku pengemudi travel diidentifikasi merupakan warga Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.
"Laporan yang saya dapat, identitasnya seperti itu, tetapi laporan polisinya ada di Polres Sumba Barat Daya," kata Harimbawa, Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa.