Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Musim Kemarau
Polda Metro Jaya menggelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan guna mencegah serta menanggulangi potensi bencana pada musim kemarau di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Senin (3/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Apel kesiapsiagaan ini dipimpin oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono dengan melibatkan sebanyak 233 personel gabungan.
Pasukan tersebut terdiri atas 80 personel Satbrimobda, 100 personel Ditsamapta, 50 personel Ditpolairud, dan 3 personel Biddokkes. Dalam pengarahannya, Brigjen Dekananto mengimbau seluruh jajaran untuk meningkatkan kesiapan menghadapi bahaya krisis air bersih, kekeringan, banjir, hingga kebakaran. Ia menekankan bahwa langkah awal pencegahan harus dimulai dengan memetakan titik-titik rawan, lokasi pembuangan akhir, serta pasokan air cadangan bersama para pemangku kepentingan.
Selain itu, pihak kepolisian didorong untuk memperkuat koordinasi dengan TNI, BPBD, Pemda, Basarnas, dan Dinas Pemadam Kebakaran demi penanganan terpadu. Petugas juga diminta mendidik masyarakat mengenai penghematan air, meningkatkan kewaspadaan kebakaran, serta menindak tegas segala bentuk kelalaian yang memicu timbulnya api.
"Keberhasilan penanganan bencana tidak hanya diukur dari kemampuan saat merespons kejadian, tetapi juga dari upaya mencegah terjadinya bencana dan kecepatan memberikan pertolongan kepada masyarakat. Karena itu, soliditas, kesiapsiagaan, dan pengabdian seluruh personel harus terus diperkuat," ujar Brigjen Dekananto. Ia menambahkan bahwa rangkaian pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh armada, peralatan, serta koordinasi antarinstansi. Sejumlah sarana penanggulangan bencana turut disiagakan di lokasi, mulai dari mobil SAR, perahu karet, kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), ambulans, perlengkapan komunikasi, hingga alat pemadam api ringan (APAR).