DLH Tarakan Sebut Batu Bara Aktif Jadi Penyebab Kebakaran Lahan

Share

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, yang diduga tidak hanya disebabkan oleh pembakaran lahan tetapi juga oleh deposit batu bara aktif di bawah tanah. Dilansir dari Detikcom, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Tarakan, Chaizir Zain, menyatakan potensi batu bara aktif banyak ditemukan di kawasan Tarakan Timur, khususnya di area semak belukar sekitar Universitas Borneo Tarakan hingga jalur menuju Pantai Amal. "Sepengetahuan kami memang salah satu pemicu dari kebakaran lahan itu adalah batubara.

Di daerah Tarakan Timur ini ada kandungan batu bara di daerah semak belukar yang bisa memicu kebakaran. Tidak perlu ada pembakaran lahan, terkadang dia bisa terbakar sendiri," ujar Chaizir.

Chaizir menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem, seperti minimnya curah hujan dan suhu panas, memicu batu bara tersebut melepaskan kalori atau panas alami.

"Ketika kalori tersebut berinteraksi dengan angin dan bersentuhan dengan semak belukar yang kering, asap dan kobaran api akan langsung tercipta," tambahnya. Meskipun kualitas batu bara di Tarakan tergolong rendah, kandungan kalorinya cukup untuk menghasilkan panas yang bisa memicu kebakaran vegetasi di atasnya.

Untuk metode pemadaman, Chaizir mengimbau masyarakat agar memperhatikan cara yang tepat, seperti menutup pasokan udara dengan menggunakan cairan kimia khusus atau metode penimbunan tanah secara langsung.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author