Pertamina dan BP Naikkan Harga BBM Nonsubsidi Akhir Juni 2026

Share

Sejumlah perusahaan penyalur bahan bakar minyak mendongkrak harga jual produk nonsubsidi mereka di wilayah Jakarta yang terpantau berlaku pada Senin (29/6/2026).

Kenaikan harga tersebut dipelopori oleh PT Pertamina (Persero) yang sudah merevisi banderol Pertamax dan Pertamax Green sejak Rabu, 10 Juni 2026, lalu diikuti oleh langkah serupa dari jaringan SPBU BP.

Data dari Okezone menunjukkan harga Pertamax melonjak sebesar Rp3.950 menjadi Rp16.250 per liter dari posisi awal Rp12.300 per liter, sedangkan Pertamax Green melonjak Rp4.100 menjadi Rp17.000 per liter dari harga semula Rp12.900 per liter.

"Penyesuaian harga Pertamax and Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun di Jakarta.

Selain Pertamina, penyesuaian harga bensin juga diterapkan oleh manajemen SPBU BP untuk varian produk BP 92 yang terkerek dari Rp12.390 menjadi Rp16.670 per liter.

Perusahaan paturan tersebut juga mengerek naik harga bahan bakar jenis BP Ultimate dari nominal Rp12.930 per liter menjadi senilai Rp17.240 per liter.

Berbeda dengan kedua kompetitornya, jaringan stasiun pengisian Shell terpantau belum mengubah harga jual Shell V-Power Diesel yang bertahan di angka Rp24.490 per liter sejak 1 Juni 2026, sementara SPBU Vivo belum merilis data harga terbaru untuk periode Juni 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author