Perez Hilton Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Sesi Live TikTok

Share

Blogger selebriti Perez Hilton dibawa ke rumah sakit lokal setelah kepolisian merespons laporan aksi melukai diri sendiri saat siaran langsung di TikTok di kediamannya di Miami pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Aparat dari Kantor Sheriff Miami-Dade awalnya melakukan strategi de-eskalasi dan mundur secara taktis setelah mendatangi lokasi. Namun, petugas Penyelamat Kebakaran Miami-Dade kemudian mengevakuasi Hilton ke fasilitas medis untuk mendapatkan perawatan spesialis.

Layanan darurat menerima banyak panggilan warga yang mengkhawatirkan kondisi Hilton selama sesi siaran langsung. Pihak TikTok telah menurunkan video tersebut dan membekukan akun milik blogger berusia 48 tahun itu.

Perwakilan Kepolisian Miami-Dade menjelaskan pendekatan yang diambil jajarannya saat merespons insiden krisis kesehatan mental tersebut.

"Dalam banyak insiden yang melibatkan seseorang yang mengalami krisis kesehatan mental atau secara aktif melukai diri sendiri, deputi memprioritaskan de-eskalasi dengan menciptakan waktu, jarak, dan kesempatan untuk komunikasi. Kecuali ada ancaman langsung terhadap orang lain, memperlambat situasi dan menggunakan teknik intervensi krisis dapat mengurangi kemungkinan pertemuan yang berujung penembakan oleh polisi serta meminimalkan risiko cedera pada individu, deputi, dan masyarakat," kata Kantor Sheriff Miami-Dade.

Pihak kepolisian kemudian mengonfirmasi proses pemindahan Hilton ke fasilitas medis bersama tim ahli kesehatan mental.

"Individu tersebut telah dievakuasi dengan aman dan diangkut oleh Miami-Dade Fire Rescue ke rumah sakit setempat, di mana ia menerima perhatian medis. Unit Respons Krisis Kantor Sheriff Miami-Dade dan Profesional Kesehatan Mental Berlisensi juga berada di lokasi memberikan dukungan dan sumber daya kepada keluarga individu tersebut," ujar juru bicara Kantor Sheriff Miami-Dade kepada TheWrap.

Manajemen yang menaungi Hilton turut memberikan pernyataan resmi terkait kondisi klien mereka.

"Kami menyadari konten memprihatinkan yang beredar secara daring yang melibatkan klien kami, Perez Hilton. Saat ini, kami belum dapat membuat kontak langsung dengannya, meskipun kami terus berupaya menjangkaunya. Keprihatinan utama kami adalah kesehatan dan kesejahteraan Perez, serta kesejahteraan keluarganya.

Sampai kami memiliki informasi yang dikonfirmasi, kami tidak akan berspekulasi atau berkomentar lebih lanjut. Kami menghargai perhatian semua orang dan meminta agar privasinya dihormati selama masa ini," kata Co-CEO Golden Artists Entertainment Dante Rusciolelli dan Rebekah Kochan.

Sebelum insiden ini, Hilton sempat menjalani perawatan intensif akibat sepsis dan krisis medis lain pada awal tahun. Blogger bernama asli Mario Armando Lavandeira Jr. itu sempat menyampaikan pengakuannya di media sosial terkait pengalaman medis tersebut.

"[Tuhan] melakukan sesuatu yang hanya bisa saya gambarkan sebagai keajaiban. Saya telah berseru kepada Tuhan selama bertahun-tahun, membuka hati saya dan mengundang-Nya dan sekarang saya tidak lagi perlu memiliki iman, saya tidak lagi perlu berharap untuk percaya; Saya tahu bahwa Tuhan itu nyata dan bahwa Tuhan mencintai saya," kata Perez Hilton.

Hilton juga sempat mengunggah video penyesalan atas masa lalunya sebagai pembuat rumor hiburan.

"Saya membuat banyak kesalahan di masa lalu saya. Kita semua pernah melakukannya. Tidak ada orang yang sempurna.

Tapi kesalahan saya sangat publik … Saya telah meminta maaf secara terbuka dan pribadi kepada puluhan orang," kata Perez Hilton.

Ia menegaskan alasannya tetap bertahan di industri hiburan demi menopang kebutuhan keluarga.

"Saya tahu masih ada orang di luar sana yang ingin melihat saya menderita dan ingin melihat saya membayar kesalahan dan keputusan buruk serta rasa sakit yang saya sebabkan di masa lalu. 'Karma.' Dan mereka berhak atas pendapat itu. Itu valid. Saya layak mendapatkan pikiran-pikiran itu, tetapi saya memaafkan diri saya sendiri," ujar Perez Hilton.

Riwayat medis menunjukkan Hilton sempat dirawat karena perforasi ulkus usai mengonsumsi obat flu, sebelum mengalami komplikasi trombosis vena dalam di bagian kaki.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author