Peradi Profesional Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan 2026
Organisasi Peradi Profesional meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Kemajuan Pendidikan dan Profesi Advokat dalam ajang detiktimur Awards 2026. Penyerahan penghargaan diberikan oleh Direktur Detik Bisnis Abdul Azis kepada Wakil Ketua Umum Peradi Profesional Bambang Herry, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Apresiasi tersebut diberikan atas langkah Peradi Profesional dalam memperluas kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi sejak dideklarasikan pada 5 Maret 2026. Organisasi pimpinan Prof. Harris Arthur Hedar ini dinilai aktif mendorong peningkatan kualitas serta akses pendidikan profesi hukum di Indonesia.
Ketua Umum Peradi Profesional Harris Arthur Hedar menyambut baik penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas kerja nyata organisasinya di bidang hukum.
"Pastinya saya berterimakasih kepada detikcom karena apa yang dilakukan kerja Peradi Profesional dapat dilihat oleh masyarakat dan juga media," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/8/2026).
Harris menambahkan bahwa capaian ini akan memacu Peradi Profesional untuk terus memperkuat peran advokat dalam menjamin kepastian hukum di tanah air.
"Sebagai advokat senior saya terus konsisten mendorong terciptanya kepastian hukum yang menjadi pondasi penting bagi iklim investasi dan pembangunan," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Peradi Profesional Bambang Herry menilai penghargaan ini menunjukkan tingginya kepercayaan publik dan dunia akademik terhadap program-program yang dijalankan organisasi.
"Terima kasih kepada dunia pendidikan universitas dan kampus yang sudah berkerjasama dengan Peradi Profesional, kerjasama ini akan terjalin dengan baik demi kemajuan dunia pendidikan profesi advokat," tuturnya.
Bambang menjelaskan bahwa Peradi Profesional berupaya memadukan pemikiran akademis, praktik advokasi, serta harmonisasi regulasi guna menciptakan iklim usaha yang kondusif, terutama di kawasan Indonesia Timur.
"Ini lah wadah organisasi kami bersama rekan-rekan membangun sebuah organisasi advokat yang diberi nama Peradi Profesional," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas, etika, dan mutu para lulusan advokat agar mampu menjawab berbagai tantangan hukum modern.
"Untuk mengembalikan dan mengangkat kembali citra advokat sebagai officium nobile," pungkasnya.
Hingga kini, Peradi Profesional telah menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Agama, UI, Unisba, UNJANI, UII, UNS, UNHAS, UMI, serta 111 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Kolaborasi mencakup penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), Pendidikan Profesi Advokat (PPA), riset, hingga penyaluran 100 beasiswa.
Atas rekor penandatanganan kerja sama terbanyak dengan perguruan tinggi untuk pendidikan advokat, Peradi Profesional telah mengantongi penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Saat ini, PKPA angkatan pertama tengah berlangsung bersama Universitas Indonesia dengan menghadirkan pengajar dari kalangan pimpinan lembaga penegak hukum dan akademisi.