9 Penyebab Orang Lebih Mudah Emosional yang Perlu Diketahui
Published
·
2 Reads
Setiap orang akan menghadapi berbagai macam emosi sebagai respons alami terhadap pengalaman dan interaksi sehari-hari. Terdapat 9 penyebab orang lebih mudah emosional yang perlu dipahami.
- Harapan yang tidak terkendali — Memiliki ekspektasi yang tak terkendali sebagai mekanisme pertahanan dapat menyebabkan rasa sakit dan penderitaan emosional.
- Kebutuhan fisik yang tidak terpenuhi — Perubahan kondisi fisik seperti lapar atau kurang tidur dapat langsung memengaruhi emosi seseorang.
- Sedang mengalami stres — Respon fight, flight, or freeze serta tuntutan hidup sehari-hari yang berlebihan memicu stres dan meningkatkan sensitivitas emosional.
- Perubahan hormon — Fluktuasi hormon akibat kehamilan, menopause, pubertas, hingga siklus menstruasi dapat memengaruhi emosi dan suasana hati secara signifikan.
- Trauma — Riwayat trauma dapat menyebabkan reaksi emosional yang lebih intens saat berhadapan dengan pemicu pengingat peristiwa masa lalu.
- Kondisi kesehatan fisik — Rasa sakit atau gangguan pada sistem saraf akibat kondisi kesehatan dapat secara langsung memengaruhi pengelolaan emosi.
- Ekspektasi masyarakat — Norma budaya dan stereotip gender memengaruhi cara seseorang mengekspresikan serta dipandang terkait emosinya.
- Terjebak dalam perenungan — Kebiasaan berpikir tidak produktif tentang masa lalu dan memutar ulang pengalaman buruk membuat seseorang makin mudah emosional.
- Kesulitan berkomunikasi — Kecenderungan menggunakan komunikasi pasif demi menghindari konflik eksternal menciptakan konflik batin yang membuat emosi kacau.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author