Penjualan Pohon Pinang Musiman di Manggarai Jakarta Selatan Menurun
Penjualan pedagang batang pohon pinang musiman jelang peringatan HUT RI di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, mengalami penurunan pada Rabu (12/8/2026). Dari total sepuluh batang pohon yang disiapkan, pedagang baru berhasil menjual tiga batang.
Kondisi penurunan omzet tersebut berdampak langsung pada pendapatan para penjual pinang yang biasa memadati pinggir jalan menjelang perayaan kemerdekaan, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
"Saya kan ambil 10 ya, 10 batang. Sementara ini yang terjual baru 3 batang," kata Khafi, pedagang batang pohon pinang di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.
Ia membandingkan pencapaian tahun ini dengan periode yang sama pada tahun lalu, di mana hampir separuh stoknya telah laku terjual oleh pembeli.
"Ya kalau mengalami penurunan, ya ada sih penurunan. Biasanya kalau tahun kemarin, saya tanggal-tanggal segini ya, udah tanggal 12 ya, itu saya 10 batang aja sisanya tinggal 4-5 gitu paling banyak," kata Khafi.
Pengiriman batang pohon pinang tersebut dilakukan ke wilayah Tanah Tinggi di Jakarta Pusat serta ke area Jalan Bekasi Timur. Pembeli yang datang mayoritas merupakan pelanggan lama yang pernah bertransaksi dengannya pada tahun sebelumnya.
"Semalam ke Tanah Tinggi itu satu tuh, cuma pakai gerobak. Nah, kalau tadi itu ke Jalan Bekasi Timur. Iya, itu pun yang beli udah tahun yang lalu udah beli juga ke saya," kata Khafi.
Meskipun menyadari dinamika pasang surut dalam menjalankan usaha dagang musiman, ia tetap berharap seluruh stok dagangannya dapat habis terjual sebelum puncak perayaan.
"Ya kalau setiap pedagang ya harapannya penginnya laku terus ya. Tapi kan kita namanya dagang bukan kebutuhan sehari-hari ya. Ya ada sepinya juga ya, sepi. Kalau namanya dagang tuh ada sepinya, ada ramainya," kata Khafi.