Pemprov Jateng Luncurkan Layanan Online Psikolog Gratis untuk Warga
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) melalui aplikasi JNN Ext 2 sebagai langkah deteksi dini persoalan kesehatan mental masyarakat. Program jemput bola yang berfokus pada anak-anak dan pelajar ini diluncurkan di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Semarang, pada Kamis (2/7/2026), seperti dilansir dari Detikcom pada Jumat (3/7/2026).
Layanan konsultasi daring privat tersebut beroperasi setiap Senin hingga Kamis pukul 11.00-13.00 WIB serta Jumat pukul 10.00-12.00 WIB. Sebanyak delapan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengerahkan psikolog profesional mereka untuk mendukung program ini, yang juga bersinergi dengan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan guna menangani kasus stres hingga perundungan.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa program ini sengaja dihadirkan agar seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses konsultasi psikologi tanpa biaya.
"Ini adalah bentuk layanan online konsultasi psikolog gratis yang bisa diakses oleh masyarakat semuanya," kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).
Luthfi menjelaskan bahwa kehadiran Logis bertujuan memecahkan masalah penanganan kesehatan mental yang selama ini cenderung baru mendapat perhatian setelah kasusnya mencuat ke publik.
"Tetapi dengan cara psikologi gratis ini diharapkan yang mengadu pun bisa dilindungi terkait dengan permasalahan yang ada," kata Luthfi.
Luthfi juga menginstruksikan jajarannya untuk memasifkan sosialisasi Logis ke institusi pendidikan lewat gerakan zero bullying. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Tengah hingga Triwulan I 2026, sebanyak 2,13 juta warga dewasa telah menjalani skrining jiwa melalui Program Cek Kesehatan Gratis, dan sekitar 14.600 orang dengan gangguan jiwa tengah dirawat di puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Zulfachmi Wahab, menyebut Logis sebagai program unggulan baru setelah Dokter spesialis keliling (Spelling) untuk mengatasi hambatan jarak, waktu, dan stigma sosial.
"Hadirnya layanan ini untuk menjawab kendala jarak, waktu, dan rasa malu atau stigma. Layanan dilakukan secara privat seperti konsultasi psikologi. Kalau terindikasi medis, kami melakukan kunjungan rumah," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Zulfachmi Wahab.
Selain meresmikan layanan psikologi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memanfaatkan momentum tersebut untuk menyerahkan bantuan satu unit ambulans kepada Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kendal demi mempercepat pelayanan medis di kawasan pesisir.
"Kita memberikan ambulans kepada nelayan. Ini bentuk kecepatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya nelayan," ucap Luthfi.
Bantuan sarana transportasi medis ini langsung disambut baik oleh perwakilan nelayan setempat yang selama ini menghadapi kendala akses ke rumah sakit.
"Dengan adanya ambulans ini, kami berharap bisa mengurangi beban nelayan. Kalau nanti ada yang sakit atau meninggal, setidaknya bisa terbantu," ungkap Ketua DPC HNSI Kabupaten Kendal, Triyono.
Triyono menambahkan bahwa ketiadaan armada ambulans mandiri di wilayahnya sering kali menghambat penanganan kondisi darurat para nelayan.
"Kalau ada kejadian, kami harus komunikasi dulu dengan rumah sakit di Kabupaten Kendal. Itu juga masih harus menunggu waktu, dan itu yang menjadi kendala kami selama ini," pungkas Triyono.