Pemkot Pangkalpinang Buka Bazar UMKM Merdeka 2026

Share

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, membuka secara resmi Bazar UMKM Merdeka di halaman Kantor Kecamatan Pangkalbalam pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan pameran produk lokal yang diikuti 16 stand ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 RI.

Penyelenggaraan acara ini ditujukan sebagai wadah promosi dan pemasaran produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat kecamatan. Berdasarkan catatan pemerintah daerah, jumlah UMKM di Kota Pangkalpinang tumbuh dari kisaran 24 ribu hingga 26 ribu unit pada 2025 menjadi 29.171 unit pada 2026.

Pertumbuhan sektor usaha tersebut didominasi oleh partisipasi aktif kaum perempuan dan ibu rumah tangga yang berupaya menopang pendapatan keluarga di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

"Alhamdulillah, hari ini kita melihat begitu banyak stan UMKM yang ikut meramaikan bazar ini. Jumlah UMKM kita juga terus bertambah, dari sekitar 26 ribu pada tahun 2025 menjadi sekitar 29.171 UMKM pada tahun 2026," kata Dessy Ayutrisna, Wakil Wali Kota Pangkalpinang.

Dessy menambahkan bahwa konsistensi para pelaku usaha dalam bertahan menjadi dorongan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk terus menggulirkan program pembinaan.

"Di tengah kondisi perekonomian yang masih lesu, kita melihat semangat masyarakat, terutama ibu-ibu, untuk terus berusaha. Ini menjadi penyemangat bagi pemerintah untuk terus memberikan dukungan kepada UMKM," ujar Dessy Ayutrisna, Wakil Wali Kota Pangkalpinang.

Pemerintah kota juga mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai BUMN seperti Pertamina dan Pelindo, instansi vertikal, serta dunia usaha seperti Honda dan Flexindo dalam menyukseskan gelaran ini.

"Semoga produk-produk UMKM makin dikenal, usahanya makin maju, masyarakat ikut terbantu, dan Kota Pangkalpinang tetap aman serta kondusif," tutur Dessy Ayutrisna, Wakil Wali Kota Pangkalpinang.

"Alhamdulillah, hari ini kita melihat banyak stand UMKM yang ikut meramaikan bazar ini. Berdasarkan data, jumlah UMKM di Kota Pangkalpinang pada tahun 2025 sekitar 26 ribu lebih. Sementara hingga tahun 2026 ini sudah mencapai sekitar 29.171 UMKM. Ini menunjukkan tren yang terus meningkat," ujar Dessy Ayutrisna, Wakil Wali Kota Pangkalpinang.

Peningkatan keterlibatan masyarakat dalam wirausaha mandiri ini dinilai menjadi indikator penting dalam menjaga daya tahan ekonomi daerah.

"Di tengah perekonomian yang lesu, kita melihat semangat luar biasa, terutama ibu-ibu, untuk terus berusaha. Hal ini membuat kami di Pemerintah Kota Pangkalpinang semakin bersemangat untuk terus mendukung perkembangan UMKM," katanya Dessy Ayutrisna, Wakil Wali Kota Pangkalpinang.

Sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan dianggap krusial agar pengembangan UMKM tidak hanya berfokus pada ranah produksi semata, melainkan merambah ke aspek digitalisasi dan perluasan akses pembiayaan.

“Atas nama Pemerintah Kota Pangkalpinang, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan ini. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, BUMN, instansi vertikal, dunia usaha, serta masyarakat menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun Kota Pangkalpinang,” ujar Dessy Ayutrisna, Wakil Wali Kota Pangkalpinang.

Dessy mengingatkan bahwa momen peringatan hari kemerdekaan sepatutnya diisi dengan kontribusi nyata dalam memajukan perekonomian daerah.

“Peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita untuk melanjutkan perjuangan melalui karya, inovasi, dan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” katanya Dessy Ayutrisna, Wakil Wali Kota Pangkalpinang.

Penguatan sektor usaha kecil dinilai terbukti efektif dalam membuka lapangan kerja baru serta menjaga kestabilan tingkat pendapatan masyarakat.

“Melalui bazar ini, kita berharap produk-produk lokal Kota Pangkalpinang semakin dikenal, semakin diminati, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Mari kita bangga menggunakan dan mencintai produk lokal sebagai bentuk nyata dukungan terhadap para pelaku usaha di daerah kita,” tegas Dessy Ayutrisna, Wakil Wali Kota Pangkalpinang.

Ia pun kembali menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mengawal keberlanjutan bisnis para pelaku UMKM lokal.

“Saya juga mengajak seluruh stakeholder untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan UMKM. Kolaborasi ini sangat penting agar pelaku usaha kita tidak hanya berkembang dari sisi produksi, tetapi juga pemasaran, digitalisasi, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar,” imbuhnya Dessy Ayutrisna, Wakil Wali Kota Pangkalpinang.

Sektor usaha mikro di Pangkalpinang dinilai terus menjadi tumpuan utama perekonomian warga di tengah dinamika pasar saat ini.

“Ini menunjukkan semangat masyarakat untuk berusaha terus meningkat. Pemerintah tentu akan terus hadir memberikan dukungan agar UMKM dapat berkembang dan naik kelas,” ujar Dessy Ayutrisna, Wakil Wali Kota Pangkalpinang.

Sementara itu, pihak penyelenggara dari tingkat kecamatan menyatakan kegiatan ini dirancang sebagai agenda berkala untuk mendongkrak perekonomian warga sekitar.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat dan para pelaku UMKM. Terima kasih kepada Pemkot Pangkalpinang, Ibu Wakil Wali Kota, serta para sponsor yang telah mendukung kegiatan ini,” ujarnya Purnamawan, Camat Pangkalbalam.

Warga yang hadir dalam kegiatan tersebut, seperti Mita, menyampaikan harapannya agar bazar serupa dapat diselenggarakan di lokasi lain guna mendorong promosi produk secara meluas.

"Jadi para UMKM bisa mempromosikan jualanya. Sehingga perekonomian dapat terdongkrak juga," ucap Mita, salah satu masyarakat.

Rangkaian pembukaan acara diakhiri dengan peninjauan seluruh stan pameran oleh Wakil Wali Kota bersama jajaran Forkopimda Pangkalpinang untuk melihat aneka produk olahan makanan, kerajinan tangan, dan karya kreatif lokal.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author