Pemerintah Siagakan 43 Helikopter Bencana Karhutla Nasional
Pemerintah memusatkan perhatian pada penanganan kebakaran hutan dan lahan yang meluas di enam wilayah Indonesia. Daerah tersebut meliputi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, seperti dilansir dari Detikcom. Luas area lahan yang terbakar di enam wilayah tersebut telah menembus lebih dari 48 ribu hektar.
Kalimantan Barat mencatatkan area kebakaran terbesar dengan angka mendekati 30 ribu hektar. Karakteristik lahan yang didominasi tanah gambut menjadi hambatan utama dalam proses pemadaman api. Selain itu, fenomena El Nino memicu peningkatan suhu terik yang memperluas sebaran titik api.
Forecaster On Duty Stasiun Meteorologi Iskandar Kelas III Kotawaringin Barat, Ayu Istiqomah, menjelaskan bahwa pemantauan karhutla tidak hanya bertumpu pada titik api. Ia menegaskan tingkat kekeringan lahan harus terus dipantau karena berpotensi memunculkan asap saat cuaca terik.
"Salah satu indikator yang dipantau adalah hotspot dari satelit Terra dan Aqua yang diakumulasi dalam 24 jam terakhir. Data tersebut digunakan untuk mengidentifikasi wilayah yang memiliki indikasi aktivitas kebakaran," kata Ayu Istiqomah. Guna menanggulangi krisis ini, pemerintah menyiagakan 43 unit helikopter di tingkat nasional untuk mendukung operasi pemadaman udara. Pemerintah juga mengupayakan Operasi Modifikasi Cuaca guna memicu hujan buatan.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menyatakan bahwa operasi udara merupakan langkah pemadaman yang paling efektif. Namun, keberhasilan modifikasi cuaca sangat bergantung pada ketersediaan awan hujan di kawasan terdampak. "Operasi udara sebetulnya sangat efektif, menimbulkan hujan buatan yang dilakukan oleh BNPB. Itu yang paling efektif," kata Djamari Chaniago.
"Tetapi ada satu persyaratan yang harus kita hadapi yaitu kita harus menemukan ada awan hujan. Selama awan hujan itu tidak bisa kita temukan, tidak ada, kita tidak akan bisa membuat hujan buatan," sambung Djamari Chaniago. Di samping isu karhutla, peristiwa hukum terjadi di Kabupaten Tasikmalaya terkait penemuan mayat perempuan bernama Aam Amelia (45) di dalam sumur sedalam 12 meter.
Proses evakuasi jenazah di Kampung Cilolohan berlangsung dramatis akibat keberadaan ular kobra besar di dasar sumur. Sementara itu, fenomena kewirausahaan muncul dari kalangan pelajar SMA Plus PGRI Cibinong bernama Skywalker Phoenix. Siswa kelas 12 tersebut berhasil merintis usaha kafe mini di dalam kelas dengan meracik kopi sendiri memanfaatkan waktu istirahat sekolah.