Pemerintah Sesuaikan Komisi Ojek Online Menjadi Delapan Persen
Pemerintah menerapkan kebijakan penyesuaian komisi ojek online sebesar 8 persen untuk aplikator dan 92 persen bagi mitra pengemudi guna memperkuat perlindungan pekerja kontrak lepas pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Langkah penyesuaian skema bagi hasil tersebut memicu respons dari pengamat ekonomi karena dinilai bakal menekan margin keuntungan perusahaan digital dalam jangka pendek.
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M Rizal Taufikurahman menilai penyesuaian komisi oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melalui Gojek merupakan bentuk kepatuhan terhadap arahan pemerintah.
"Langkah ini dapat dilihat sebagai titik tengah antara kepatuhan terhadap arahan pemerintah, upaya menjaga kesejahteraan mitra, dan kebutuhan menjaga sustainability bisnis digital nasional," ujar M Rizal Taufikurahman, Ekonom Indef.
Rizal menjelaskan bahwa penurunan komisi tidak otomatis melemahkan bisnis secara keseluruhan jika perusahaan mampu menjaga volume transaksi dan melakukan monetisasi ekosistem digitalnya.
"Tantangan ke depan adalah bagaimana GoTo bertransformasi dari model bakar uang menuju model bisnis yang lebih sustainable, dengan menjaga keseimbangan antara kesejahteraan mitra, harga kompetitif bagi konsumen, dan profitabilitas perusahaan di tengah tekanan regulasi dan persaingan industri digital yang semakin ketat," ujar M Rizal Taufikurahman, Ekonom Indef.
Meskipun kebijakan ini membantu meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi, Rizal mengingatkan perlunya melihat kebijakan penyesuaian secara menyeluruh agar investasi teknologi dan kualitas layanan konsumen tidak terganggu.
"Apabila margin aplikator terlalu ditekan tanpa reformasi model bisnis dan efisiensi operasional, risiko yang muncul justru shifting burden ke bentuk lain seperti penurunan insentif, pengurangan promo, kenaikan biaya layanan, atau penurunan kualitas layanan kepada konsumen dan merchant," kata M Rizal Taufikurahman, Ekonom Indef.
Dilansir dari Beritasatu.com, GoTo melalui Gojek telah menyatakan komitmennya untuk menyesuaikan skema baru layanan roda dua dengan menghentikan program langganan GoRide Hemat bagi pengemudi dan mempertahankan program kesejahteraan mitra.