Pemerintah Mulai Salurkan Dana PIP 2026 Termin Kedua
Pemerintah memulai penyaluran dana Program Indonesia Pintar atau PIP 2026 termin kedua pada Mei 2026 secara langsung ke rekening pribadi penerima. Pengecekan status kepesertaan dan jadwal pencairan kini dilakukan secara mandiri oleh orang tua maupun peserta didik melalui situs resmi SIPINTAR PIP.
Penyaluran dana pada Mei 2026 ini menandai dimulainya pelaksanaan termin kedua yang berlangsung hingga September 2026. Skema bantuan tunai tersebut menyasar para siswa dari keluarga kurang mampu sebagai langkah strategis menekan angka putus sekolah.
Pemerintah memperluas cakupan sasaran penerima manfaat pada tahun ini hingga jenjang taman kanak-kanak demi menyukseskan program wajib belajar 13 tahun. Dana bantuan dikirimkan melalui tiga bank penyalur resmi yang meliputi Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Syariah Indonesia.
Sistem SIPINTAR PIP di laman pip.kemendikdasmen.go.id akan memuat kepastian status pencairan, nomor rekening, hingga kendala administratif seperti rekening belum aktif. Kelompok prioritas penerima mencakup pemegang KIP, keluarga miskin, penerima PKH, pemilik KKS, anak yatim piatu, korban bencana, korban PHK, anak putus sekolah, serta peserta pendidikan nonformal dan madrasah.
Besaran nominal bantuan bervariasi sesuai dengan tingkat pendidikan peserta didik. Skema rincian alokasi dana tahunan diatur berdasarkan jenjang sekolah serta status siswa baru atau kelas akhir.
| Jenjang Pendidikan | Kategori Siswa | Besaran Dana Per Tahun |
|---|---|---|
| Taman Kanak-kanak (TK) | Semua Tingkat | Rp 450.000 |
| SD / SDLB / Paket A | Siswa Reguler | Rp 450.000 |
| SD / SDLB / Paket A | Siswa Baru / Kelas Akhir | Rp 225.000 |
| SMP / SMPLB / Paket B | Siswa Reguler | Rp 750.000 |
| SMP / SMPLB / Paket B | Siswa Baru / Kelas Akhir | Rp 375.000 |
| SMA / SMK / SMALB / Paket C | Siswa Reguler | Rp 1.800.000 |
| SMA / SMK / SMALB / Paket C | Siswa Baru / Kelas Akhir | Rp 900.000 |
Jadwal penyaluran total terbagi menjadi tiga tahapan dalam satu tahun penuh. Termin pertama diselesaikan pada Februari hingga April 2026, sedangkan termin ketiga yang menjadi tahap penutup bagi penerima tersisa dijadwalkan bergulir pada Oktober hingga Desember 2026.