Pemerintah Siapkan Rp25,5 Miliar Bangun Jembatan Kalawi-Limau Manih
Pemerintah pusat segera membangun kembali Jembatan Kalawi-Limau Manih di Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, dengan alokasi anggaran Rp25,5 miliar usai rusak diterjang bencana hidrometeorologi. Kepastian tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade saat meninjau lokasi pada Jumat (21/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Jembatan penyeberangan sepanjang 70 hingga 80 meter ini akan dibuat menggunakan konstruksi rangka baja. Pembangunan fisik jembatan di wilayah tersebut ditargetkan mulai berjalan pada awal tahun depan setelah seluruh tahapan lelang diselesaikan.
Proyek pemulihan infrastruktur di Kota Padang ini tercantum dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi nasional. Andre menjelaskan bahwa dana perbaikan jembatan tersebut bersumber dari pos anggaran bencana berskala lebih besar yang telah disiapkan pemerintah.
Di sisi lain, proses lelang dan pengerjaan fisik jembatan diawasi langsung oleh instansi teknis terkait. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Putra Friandi menegaskan keberlanjutan program pemulihan infrastruktur akibat dampak bencana alam tersebut.
Faktor keselamatan struktur jembatan menjadi prioritas mengingat kuatnya arus sungai di lokasi penyeberangan. Perancangan konstruksi oleh Pemerintah Kota Padang telah melewati tahap asistensi bersama Balai Teknik Sungai guna memperkuat ketahanan fondasi.
Pembangunan ulang ini diharapkan memulihkan konektivitas dan akses transportasi warga secara aman. Penanganan infrastruktur publik tersebut sekaligus menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat pascabencana.
Peninjauan lapangan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Balai Cipta Karya Sumbar Maria Doeni Isa, Kepala BWS Sumatera V Padang Reski Wahyudi, serta perwakilan DPRD Kota Padang guna memastikan rencana pelaksanaan proyek berjalan tepat waktu.