Pegadaian Praya Salurkan Bantuan Material Bangunan ke Yayasan Insan Tangkas
PT Pegadaian (Persero) melalui Kantor Cabang Praya memperkokoh komitmen sosialnya lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Seperti dikutip dari Bloomberg Technoz, badan usaha milik negara ini mendistribusikan bantuan material bangunan untuk mendirikan ruang kelas baru.
Penyaluran bantuan fisik tersebut dialokasikan bagi Yayasan Insan Tangkas yang berlokasi di Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menaikkan mutu pendidikan di wilayah tersebut.
Ketersediaan infrastruktur belajar yang memadai dinilai menjadi elemen krusial untuk menghadirkan proses belajar mengajar yang nyaman bagi siswa. Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Cabang PT Pegadaian Kantor Cabang Praya, Gunaji Agus Wibowo, pada Mei 2026.
Kedatangan tim disambut oleh pengelola yayasan, staf pengajar, beserta para wali murid. Stimulus material ini diproyeksikan mampu mempercepat pendirian ruangan sehingga para siswa segera mendapatkan fasilitas belajar yang lebih representatif.
Pimpinan Cabang Pegadaian Praya Gunaji Agus Wibowo mengonfirmasi bahwa program TJSL sektor pendidikan merupakan wujud tanggung jawab sosial kepada masyarakat luas.
"Pegadaian tidak hanya berorientasi pada layanan bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami berharap bantuan material ini dapat mempercepat pembangunan ruang kelas sehingga anak-anak dapat belajar dengan fasilitas yang lebih baik," ujar Gunaji (29/06).
Gunaji menyatakan bahwa sokongan terhadap dunia pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi penerus yang kompetitif. Selain memberikan bantuan fisik, Pegadaian turut menggelar edukasi literasi keuangan kepada wali murid.
Agenda sosialisasi ini bertujuan mengoptimalkan pemahaman finansial masyarakat sejak dini. Pegadaian memperkenalkan instrumen investasi emas seperti Cicil Emas, Tabungan Emas, serta Arisan Emas yang ramah bagi keuangan keluarga.
Para wali murid merespons positif sesi diskusi mengenai efektivitas investasi emas untuk menghadapi kebutuhan masa depan, termasuk dana pendidikan. Pegadaian memandang penguatan literasi keuangan menjadi bagian integral dari pembangunan komunitas.
Gunaji menambahkan bahwa investasi dapat dirintis tanpa harus menunggu modal besar. Masyarakat dimungkinkan mengawali investasi emas secara berkala sesuai tingkat kemampuan finansial masing-masing.
"Melalui edukasi ini kami ingin masyarakat memahami bahwa investasi tidak harus menunggu memiliki dana besar. Dengan produk Pegadaian, masyarakat dapat mulai berinvestasi emas secara bertahap sesuai kemampuan sehingga dapat membantu mewujudkan berbagai rencana keuangan di masa depan," jelasnya.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar, Edy Purwanto, mengutarakan bahwa aktivitas TJSL ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberi manfaat berkelanjutan di sektor pendidikan.
Eksistensi Pegadaian diharapkan tidak sekadar bertumpu pada lini bisnis keuangan, melainkan mampu menyodorkan sumbangsih riil dalam mendongkrak kesejahteraan sosial.
"Pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa. Melalui program TJSL, Pegadaian ingin memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya dirasakan melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat panjang bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa," ujar Edy Purwanto (29/06).
Edy menyatakan bahwa Pegadaian bakal mengintensifkan sinergi program sosial dengan edukasi keuangan guna melatih masyarakat merencanakan masa depan. Pengenalan investasi emas juga dianggap strategis untuk memperluas inklusi keuangan masyarakat.
"Melalui produk-produk Pegadaian, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin mudah mengakses layanan keuangan yang aman, inklusif, dan mampu membantu mewujudkan berbagai tujuan finansial, termasuk mempersiapkan biaya pendidikan anak," tutupnya.
Sebagai anggota Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM, Pegadaian terus memperlebar jangkauan program pemberdayaan. Perusahaan kini juga memperkuat posisinya sebagai pionir layanan Bank Emas di Indonesia setelah mendapatkan izin usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan.