PDIP Dukung Koperasi Desa Merah Putih dalam Rapat Komisi VI DPR
Fraksi PDIP di Komisi VI DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diusung pemerintah dalam rapat kerja bersama Menteri Koperasi pada Rabu (15/7/2026). Langkah ini diambil guna mendorong pergerakan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
Apresiasi terhadap program prioritas bentukan Presiden Prabowo Subianto tersebut disampaikan langsung oleh Kapoksi PDIP Komisi VI DPR RI, Mufti Anam. Rapat kerja yang berlangsung di gedung DPR RI tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
"Pertama, kami tentu dari Fraksi PDIP sangat mendukung setiap upaya pemerintah untuk hadirkan kesejahteraan bagi rakyat terutama dalam Koperasi Desa Merah Putih," kata Mufti Anam, Kapoksi PDIP Komisi VI DPR RI.
Dukungan ini didasari atas komitmen partai untuk mengawal setiap kebijakan yang memberikan dampak langsung pada taraf hidup masyarakat kecil di pedesaan.
"Kami juga sampaikan terima kasih kepada Presiden atas upayanya bagaimana ekonomi desa bisa bergerak dengan adanya KDMP. Jadi posisi kami di Fraksi PDIP sangat jelas mendukung setiap program yang dijalankan, terutama program prioritas presiden yang dampaknya bagi kesejahteraan rakyat," ujar Mufti Anam, Kapoksi PDIP Komisi VI DPR RI.
Sebelum adanya tanggapan dari pihak legislatif, Kementerian Koperasi telah memaparkan evaluasi kinerja serta sejumlah capaian strategis yang berhasil dibukukan sepanjang tahun sebelumnya.
"Sepanjang tahun 2025 Kemenkop mencatat sejumlah capaian strategis sebagai fondasi penguatan ekosistem koperasi nasional," kata Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.
Kementerian Koperasi juga berfokus pada pembenahan regulasi, salah satunya dengan merampungkan penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Perkoperasian sebagai payung hukum yang lebih kuat.
"Sebagai arah pembangunan jangka panjang kementerian juga susun desain KDKMP yang diperkuat dengan berbagai buku saku model bisnis dan 10 modul pelatihan. Penguatan kapasitas SDM juga jadi prioritas lebih dari 15 ribu pendamping KDMP, 143 ribu pengurus KDKMP, serta 206 ribu SDM koperasi telah ikuti berbagai program pelatihan untuk tingkatkan profesionalisme dan kualitas tata kelola koperasi," ucap Ferry Juliantono, Menteri Koperasi.