Pantai Gading Tumbangkan Prancis di Laga Pemanasan Piala Dunia
Tim nasional Prancis menelan kekalahan 1-2 saat menjamu Pantai Gading dalam pertandingan pemanasan menjelang Piala Dunia 2026 di Stadion La Beaujoire, Nantes. Pertandingan yang berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026 ini menjadi kekalahan perdana bagi pelatih Didier Deschamps dalam laga pemanasan turnamen besar selama menangani Les Bleus.
Dilansir dari sports.yahoo.com, tim tuan rumah sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu lewat gol yang dicetak oleh Rayan Cherki. Gelandang serang Manchester City tersebut berhasil merebut bola dari Ibrahima Konate, melewati Seko Fofana serta Yan Diomande, sebelum akhirnya melepaskan tembakan ke sudut kanan bawah gawang Pantai Gading.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Guela Doue berhasil menyamakan kedudukan untuk Pantai Gading pada babak kedua. Pemain asal klub Strasbourg tersebut memanfaatkan skema serangan yang rapi sekaligus kelalaian lini pertahanan Prancis yang dikawal oleh Konate untuk menaklukkan penjaga gawang Mike Maignan.
Pantai Gading yang merupakan juara Piala Afrika 2023 akhirnya mengunci kemenangan melalui gol dari Amad Diallo. Penyerang sayap Manchester United tersebut melepaskan tembakan setengah voli yang memanfaatkan umpan silang Guela Doue dari sisi kanan lapangan.
Dalam pertandingan ini, Didier Deschamps melakukan perombakan besar dengan mengistirahatkan para pemain Paris Saint-Germain yang baru saja menjuarai Liga Champions. Nama-nama seperti Bradley Barcola, Desire Doue, dan Ousmane Dembele memulai laga dari bangku cadangan.
Keputusan Deschamps untuk membagi beban kerja pemain sebelum Piala Dunia membuat koordinasi antarpemain di lapangan menjadi kurang padu pada paruh kedua. Sebaliknya, pergantian pemain yang dilakukan oleh kubu Pantai Gading justru memberikan dampak positif yang signifikan terhadap jalannya pertandingan.
Kekalahan ini sekaligus memutus rekor apik Deschamps yang tidak pernah kalah dalam laga pemanasan sebelum turnamen besar. Di sisi lain, performa impresif pada babak kedua membuat Pantai Gading dinilai berpotensi menjadi tim kuda hitam dalam putaran final Piala Dunia mendatang.