PAM Jaya Bangun Pipa Air 1.000 Kilometer di Jakarta
PAM Jaya memperluas jaringan pipa air bersih sepanjang 1.000 kilometer pada tahun ini di sejumlah ruas jalan Jakarta demi mengejar target pemenuhan akses air perpipaan secara menyeluruh, seperti dilansir dari Detikcom pada Jumat (26/6/2026).
Proyek konstruksi masif tersebut diprediksi akan memicu kemacetan lalu lintas akibat pemanfaatan area bahu jalan selama masa pengerjaan berlangsung.
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas ketidaknyamanan mobilitas yang dialami oleh masyarakat pengguna jalan di ibu kota.
"Kami juga memohon maaf kepada para pengguna jalan semuanya karena pastinya tidak mungkin kami tidak menggunakan bahu jalan untuk menyelesaikan pipanisasi yang ada di Jakarta," kata Arief Nasrudin, Direktur Utama PAM Jaya.
Penambahan jalur pipa baru ini diproyeksikan bakal meningkatkan total panjang akumulatif infrastruktur air minum di wilayah Jakarta hingga menyentuh angka 13.200 kilometer.
"Saat ini masih tersisa lebih dari 2.000 kilometer pipa yang harus kami selesaikan. Target Bapak Gubernur sangat ambisius, 2029 itu selesai," kata Arief Nasrudin, Direktur Utama PAM Jaya.
Hingga saat ini cakupan area operasional badan usaha milik daerah tersebut telah menyentuh angka 82 persen atau mengalirkan air bersih ke sekitar 8,9 juta warga. Guna mengantisipasi ketidakpastian pasokan dari proyek Karian-Serpong, dilakukan pula pembangunan instalasi pengolahan air baru di Jakarta Barat dan embung di Angke.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap optimistis bahwa target pemenuhan kebutuhan air bersih bagi seluruh warga dapat diselesaikan dalam kurun tiga tahun mendatang.
"Ketika saya mencanangkan tahun 2029 air bersih di Jakarta 100 persen, waktu itu banyak yang tidak percaya. Sekarang capaian PAM Jaya sudah 82 persen. Saya yakin masih ada tiga tahun lagi pasti akan bisa terpenuhi 100 persen," ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.