Nvidia Luncurkan Chip RTX Spark Superchip untuk Pasar Komputer AI
Pasar komputer pribadi (PC) global bersiap menyambut era baru setelah Nvidia Corp. meluncurkan chip teranyar untuk memperkuat perangkat dalam menjalankan kecerdasan buatan (AI) sekaligus menantang dominasi Intel Corp.
Langkah ekspansi tersebut dilakukan melalui pengenalan produk RTX Spark Superchip pada ajang Computex di Taipei, Senin, 1 Juni 2026, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz.
Arsitektur komponen ini mengintegrasikan unit pemrosesan utama (CPU) dan prosesor grafis (GPU) yang dikembangkan bersama MediaTek Inc. asal Taiwan untuk mendukung sistem operasi Windows for Arm milik Microsoft Corp.
Kehadiran produk baru ini langsung memicu pergerakan di bursa saham, di mana saham Arm Holdings Plc melonjak lebih dari 14% dan MediaTek naik di atas 5% di Taipei.
Sebaliknya, saham Intel mencatat penurunan sekitar 7% dalam perdagangan pra-pasar, sementara saham Nvidia sendiri mengalami kenaikan sekitar 2%.
CEO Nvidia, Jensen Huang, memproyeksikan bahwa kehadiran perangkat keras baru ini akan menjadi titik balik yang signifikan bagi industri komputer global.
"Jumlah pelanggan dan mitra yang sangat antusias membawa RTX ke pasar sungguh luar biasa," kata Huang, CEO Nvidia.
Ia menambahkan bahwa Spark merupakan awal dari perubahan besar di industri PC yang memiliki potensi untuk menyamai dampak besar dari kemunculan ponsel pintar.
Spesifikasi teknis produk ini mencakup CPU dengan kapasitas hingga 20 inti komputasi serta GPU generasi Blackwell yang memiliki 6.144 inti pemrosesan.
Sistem ini memanfaatkan interface NVLink untuk komunikasi antarkomponen dan akan diproduksi oleh Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) dengan teknologi manufaktur 3N.
Nvidia juga memastikan telah bekerja sama dengan Microsoft selama bertahun-tahun untuk menjamin kesiapan dukungan perangkat lunak pada ekosistem Windows.
Laptop premium yang menggunakan cip ini nantinya dirancang agar lebih responsif dalam menjalankan model AI lokal, termasuk mendukung software populer seperti Adobe Photoshop.
Hingga saat ini, manajemen perusahaan belum merilis data perbandingan performa resmi dengan kompetitor karena detail tersebut baru akan diumumkan saat produk mulai dipasarkan musim gugur mendatang.