Nilai Tukar Dolar AS Menguat Tembus Rp 17.797 per 11 Agustus 2026
Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan terhadap nilai tukar rupiah pada perdagangan Selasa, 11 Agustus 2026 pagi. Pergerakan mata uang negeri paman sam tersebut terpantau terus merangkak naik hingga mendekati kisaran level Rp 17.800.
Berdasarkan pencatatan data Bloomberg pada Selasa (11/8/2026), posisi nilai tukar dolar AS menguat 42 poin atau naik sekitar 0,24 persen. Kondisi tersebut membawa mata uang AS berada di level Rp 17.797 per dolar, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Penguatan terhadap rupiah ini terjadi di tengah tren penurunan nilai tukar dolar AS atas sejumlah mata uang global lainnya. Mata uang AS tercatat bergerak melemah saat dihadapkan dengan yen Jepang, pound sterling, euro, dolar Singapura, yuan China, hingga dolar Australia.
Rincian pergerakan menunjukkan dolar AS mengalami koreksi sebesar 0,07 persen terhadap yen Jepang dan terdepresiasi 0,01 persen terhadap pound sterling. Selain itu, nilai tukar dolar AS juga terkikis 0,01 persen di hadapan euro serta turun 0,02 persen dari dolar Singapura.
Tekanan terhadap mata uang Paman Sam turut berlanjut pada perdagangan mata uang Asia dan Pasifik lainnya. Dolar AS tercatat mengalami penurunan tipis sebesar 0,02 persen terhadap yuan China dan melemah 0,06 persen saat berhadapan dengan dolar Australia.