Morgan Freeman Ungkap Alasan Pragmatis Pilih Peran Film
Dilansir dari Detikcom, aktor senior Hollywood Morgan Freeman mengungkapkan pandangan pragmatisnya mengenai standar pemilihan naskah film dalam wawancara bersama The New York Times menjelang penayangan musim ketiga serial Lioness. Di usianya yang menginjak 89 tahun, peraih piala Oscar ini menilai bahwa kesempurnaan cerita bukanlah syarat mutlak selama nilai kontrak yang ditawarkan sepadan. Ia menjelaskan pandangannya mengenai proses seleksi proyek akting yang melibatkannya sepanjang karier di industri perfilman.
"Jika seseorang menawarkanmu pekerjaan, tentu sangat menyenangkan kalau mereka juga menyodorkan naskah yang menarik," ujar Morgan Freeman.
Faktor finansial diakui sebagai penentu utama dalam mengambil keputusan profesional di tengah dinamika industri hiburan. "Namun realitasnya, ada dua atau tiga hal yang menentukan. Apa yang akan mereka bayarkan padamu? Jika bayarannya cukup besar, maka kamu bisa memaklumi dan mengabaikan beberapa kekurangan yang ada di dalam naskah tersebut," ujar Morgan Freeman.
Meskipun bersedia berkompromi terhadap kualitas cerita, statusnya sebagai bintang yang membintangi lebih dari 150 judul film memberikannya keleluasaan. "Terkadang, kamu bisa menunjukkan hal-hal di dalam naskah yang dirasa kurang pas bagimu, dan pada akhirnya hal itu bisa disesuaikan," tambah Morgan Freeman.
Sikap transparan tersebut menegaskan konsistensinya dalam memandang karier akting tanpa idealisme berlebihan yang kerap diusung pesohor lain.