Alur Cerita One Piece Bab 1182 Ungkap Misteri Pengkhianatan Nidhogg
Alur cerita terbaru manga One Piece bab 1182 memicu diskusi hangat di kalangan penggemar mengenai sejarah kuno setelah karakter Imu secara eksplisit menyebut Nidhogg sebagai sosok pengkhianat pada Kamis, 21 Mei 2026. Dialog singkat tersebut langsung memicu berbagai teori mengenai hubungan masa lalu antara Imu, Nidhogg, para Dewa, dan Elbaph.
Interaksi personal dalam cerita mengindikasikan adanya ikatan yang terjalin jauh sebelum masa kini, di mana Nidhogg dispekulasikan pernah berada di pihak yang sama dengan Imu pada era kuno sebelum kesetiaannya berubah. Dilansir dari Jabaronline.com melalui ilustrasi terbitan Shueisha karya Eiichiro Oda, Imu terlihat berinteraksi dengan Loki dan Ragnir dalam perkembangan cerita ini.
Teori tersebut diperkuat oleh catatan mengenai Dewa Perang Elbaph selaku pengguna Nidhogg yang terlibat pertempuran melawan Dewa Matahari Nika pada periode Void Century. Pengguna Nidhogg yang mendukung Joy Boy atau Nika dianggap melakukan pembelotan karena kedua figur tersebut merupakan musuh bebuyutan Imu di era kuno.
"Mungkin dahulu pengguna Nidhogg memang ada di sisi Imu, namun di titik tertentu dia berbalik dan justru pindah ke sisinya Joy Boy atau Nika," demikian spekulasi yang beredar mengenai akar permasalahan tersebut.
Logika sebutan pengkhianat ini didasari atas upaya Imu mempertahankan sistem kendali dunia, sedangkan Nika menjadi simbol kebebasan. Pihak yang membantu Joy Boy otomatis menjadi musuh sistem, dan nada bicara Imu yang sarat emosi mengisyaratkan pengkhianatan Nidhogg sebagai peristiwa besar berdampak luas pada hasil perang Void Century.